Heboh Dugaan Pencabulan di SD Tangsel, Guru Wali Kelas Resmi Dinonaktifkan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, katasatu.idKasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum guru berinisial YP di UPTD SDN Rawabuntu 01, Kota Tangerang Selatan, langsung ditindaklanjuti pihak sekolah. YP yang diketahui merupakan wali kelas 3 resmi dinonaktifkan dari jabatannya.

Kepala UPTD SDN Rawabuntu 01, Tarmiati, mengatakan penonaktifan dilakukan segera setelah pihak sekolah menerima laporan dari salah satu orang tua murid.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk ketegasan sekaligus perlindungan terhadap peserta didik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah adanya laporan dari orang tua korban, saya langsung mengambil tindakan tegas. Saya membuat surat resmi dan melaporkannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, khususnya ke bidang PTK,” kata Tarmiati saat ditemui di Puspemkot Tangerang Selatan, Senin (19/1/2026).

Baca Juga:  Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga

Tarmiati mengaku sangat menyayangkan dugaan perbuatan tidak bermoral yang dilakukan oleh oknum guru tersebut.

Menurutnya, seorang pendidik seharusnya menjadi teladan bagi siswa, bukan justru mencederai kepercayaan yang diberikan.

“Perbuatan seperti ini tidak bisa ditoleransi. Apalagi laporan disampaikan langsung oleh orang tua murid. Saat ini kasus sudah ditangani oleh PPA Tangerang Selatan, dan oknum guru juga telah dilaporkan ke Inspektorat serta BKPSDM,” tegasnya.

Meski kasus tersebut menyita perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Rawabuntu 01 tetap berjalan normal.

Baca Juga:  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

“Alhamdulillah, guru-guru dan anak-anak tidak terganggu. Proses pembelajaran tetap kondusif dan terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan membenarkan telah menerima laporan dugaan kasus tersebut.

Kepala Bidang PTK Dindikbud Tangsel, Rudi Dermawan, mengatakan laporan diterima pada Jumat (16/1/2026).

“Secara pribadi saya menerima laporan dari kepala sekolah. Langkah selanjutnya, kami akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” kata Rudi.

Ia menambahkan, Dindikbud juga telah berkoordinasi dengan Inspektorat terkait penanganan disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga:  Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu

Atas kejadian tersebut, Rudi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena kasus ini dinilai mencoreng nama baik Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Secara kelembagaan kami sangat menyayangkan kejadian ini. Pembinaan kepada PNS sebenarnya rutin dilakukan. Kami berharap ini menjadi kejadian terakhir dan tidak terulang di satuan pendidikan Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Rudi pun mengimbau seluruh pendidik untuk menjaga sikap, etika, serta menjunjung tinggi nilai moral dalam menjalankan tugas sebagai teladan bagi peserta didik.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Guru harus mampu menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu
Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga
Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi
Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara
Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak
Ahmad Taofik: Pendidikan Harus Seimbang Karakter dan Teknologi
1.036 Siswa SDN 02 Jombang Ciputat Terima MBG Perdana, Wali Murid Minta Evaluasi Menu dan Transparansi Gizi
Revitalisasi Puluhan SD dan SMP di Tangsel Dikebut, Wali Kota: Investasi Jangka Panjang Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:34 WIB

Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:42 WIB

Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara

Senin, 30 Maret 2026 - 03:13 WIB

Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Perkuat Pasar Hiburan Rumah Lewat Proyektor 4K

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:48 WIB

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB