Korban Meninggal Bertambah Menjadi 16 Orang, Polisi Usut Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, katasatu.id — Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini melibatkan taksi online, KRL, dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia memastikan proses penyelidikan dan penyidikan tengah berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

“Pertama, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Saat ini penyidik masih mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya.

Peristiwa bermula ketika sebuah taksi online mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur. Kondisi tersebut menghambat laju KRL yang melintas dan memicu kejadian awal.

Tidak lama berselang, rangkaian KRL yang sempat berhenti kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.

Baca Juga:  Pimpin TFG Sispamkota, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kesiapan Jaga Jakarta

“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkapnya.

Terkait dugaan penyebab, polisi masih mendalami kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.

“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” jelasnya.

Baca Juga:  Mengaku Pegawai KPK, Seorang Wanita Diamankan

Selain itu, pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api juga dijadwalkan untuk dilakukan guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Metro Jaya turut memberikan pendampingan medis dan psikologis kepada para korban serta keluarga terdampak. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan konten sensitif terkait korban demi menjaga empati.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta. Selain itu, jangan menyebarkan foto atau video korban karena dapat berdampak psikologis bagi keluarga,” tutupnya.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Terima Laporan Pengaduan Jurnalis, Pastikan Penanganan Secara Profesional
Fun Football Jadi Jembatan Persaudaraan, Kapolres Tangsel Ajak Suporter Jaga Kamtibmas
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten Gantikan Irjen Pol Hengki
Suyudi Aryaseto, Eks Kapolda Banten Disetujui Jadi Kapolri
Kapolres Tangsel Cek Pos Jaga Jakarta Fly Over Ciputat, Pastikan Personel Siap Layani Masyarakat
Situasi Jakarta Aman, Menkopolkam, Kapolda, dan Pangdam Jaya Olahraga Bersama di GBK
Polsek Serpong Perkuat Sinergi Warga Lewat KRYD dan DDS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:41 WIB

Polda Banten Terima Laporan Pengaduan Jurnalis, Pastikan Penanganan Secara Profesional

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Fun Football Jadi Jembatan Persaudaraan, Kapolres Tangsel Ajak Suporter Jaga Kamtibmas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:34 WIB

Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten Gantikan Irjen Pol Hengki

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Suyudi Aryaseto, Eks Kapolda Banten Disetujui Jadi Kapolri

Berita Terbaru