TANGERANG SELATAN. katasatu.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan menggelar konsolidasi kader dan doa bersama di Kantor DPC PDIP Tangsel, Sabtu (13/12/2025) malam.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan soliditas partai dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tangsel, Adi Surya, menegaskan bahwa partainya saat ini berada di luar lingkaran kekuasaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, partai penguasa memiliki keunggulan jejaring politik serta dukungan program pemerintah yang masif.
Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan tantangan nyata yang harus dijawab melalui kerja politik yang disiplin dan berkesinambungan di tingkat akar rumput.
Adi Surya menekankan bahwa PDI Perjuangan tidak bisa menggantungkan diri pada kekuatan kekuasaan. Sebaliknya, partai harus mengandalkan soliditas struktur organisasi, kinerja fraksi, serta kedekatan langsung dengan masyarakat.
“Kita harus hadir bersama rakyat setiap hari. Kerja advokasi, pengorganisasian warga, dan penguatan basis TPS menjadi kunci perjuangan ke depan. Setiap hari adalah momentum pemilu,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh kader untuk tidak menunggu tahapan kampanye, melainkan mulai bekerja sejak dini melalui pendekatan konkret dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, menilai konsolidasi internal tersebut sebagai bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi.
Menurutnya, soliditas kader menjadi fondasi utama agar PDI Perjuangan mampu bersaing secara sehat dan kompetitif pada Pemilu 2029.
Wanto optimistis, dengan kepemimpinan baru di DPC Tangsel, PDI Perjuangan dapat membangun kembali kekuatan politiknya, memperluas basis dukungan rakyat, serta mencatatkan capaian yang lebih baik pada pemilu mendatang.
Editor : Glend














