TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Upaya mewujudkan pendidikan bermutu dan berkemajuan terus diperkuat di Kota Tangerang Selatan.
Konsep ini menekankan sistem pendidikan yang mampu memfasilitasi potensi siswa secara holistik, inklusif, serta relevan dengan perkembangan zaman melalui penguatan karakter, peningkatan kompetensi guru, dan pemanfaatan teknologi.
Pendidikan bermutu dan berkemajuan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menitikberatkan pada proses pembelajaran yang efektif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sistem ini memadukan teori dan praktik sehingga mampu melahirkan lulusan yang berakhlak mulia, adaptif, serta siap menghadapi tantangan global.
Sejumlah karakteristik menjadi fondasi dalam penerapan konsep tersebut. Pertama, pendekatan holistik dan inklusif yang melayani kebutuhan tumbuh kembang siswa, baik dari sisi minat, bakat, maupun potensi tanpa memandang latar belakang.
Kedua, penguatan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai moral dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pendidikan juga diarahkan agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan mulai mengintegrasikan pembelajaran modern seperti koding dan Artificial Intelligence (AI) di sekolah.
Proses pembelajaran pun dirancang berpusat pada siswa guna mendorong kemandirian serta pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Dalam implementasinya, terdapat sejumlah langkah strategis yang terus didorong, antara lain evaluasi berbasis data untuk mengukur mutu pendidikan secara objektif, pengembangan kompetensi guru, serta kolaborasi multipihak antara pemerintah, sekolah, dan orang tua.
Pemanfaatan teknologi pendidikan seperti smartboard dan sistem pembelajaran digital juga menjadi bagian penting dalam transformasi ini.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, Ahmad Taofik Saimima, menegaskan bahwa pendidikan berkemajuan harus mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Pendidikan bermutu dan berkemajuan bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral, serta membekali siswa dengan kemampuan adaptif di era digital. Semua anak berhak mendapatkan layanan pendidikan terbaik tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif.
“Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci utama. Dengan dukungan teknologi dan peningkatan kualitas pendidik, kita optimistis pendidikan di Kota Tangerang Selatan dapat semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan pendidikan di Kota Tangerang Selatan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, toleran, serta peduli terhadap sesama.
Editor : Glend














