Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, katasatu.idSejumlah orang tua siswa baru SMP Negeri 18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan adanya biaya pengadaan seragam yang disebut mencapai jutaan rupiah. Selain seragam, orang tua juga mempertanyakan adanya biaya psikotes bagi siswa baru.

Keluhan tersebut disampaikan karena sejumlah orang tua menilai besaran biaya yang harus dikeluarkan cukup memberatkan, sementara informasi mengenai rincian dan dasar pungutan psikotes dinilai belum jelas.

Baca Juga:  Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi

“Kami selaku orang tua siswa sangat keberatan dengan biaya seragam dan pungutan psikotes, karena belum jelas tentang biaya psikotes siswa baru,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, orang tua membutuhkan penjelasan secara terbuka mengenai rincian biaya, termasuk untuk apa saja dana tersebut digunakan dan apakah seluruh komponen pembayaran tersebut bersifat wajib.

Baca Juga:  Mahasiswa Geruduk KCD Pendidikan Banten, Desak Sekolah Pungli Ditindak Tegas

Persoalan pungutan di sekolah negeri sebelumnya juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengimbau agar sekolah negeri tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik baru.

“Semua sekolah, khususnya negeri yang ada di Tangsel, untuk tidak melakukan pungutan berbentuk apa pun,” ungkap Pilar.

Sementara itu, Kepala SMPN 18 Tangsel, Nurina, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait keluhan biaya seragam dan psikotes tersebut, hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan.

Baca Juga:  Ahmad Taofik: Pendidikan Harus Seimbang Karakter dan Teknologi

Konfirmasi kepada pihak sekolah diperlukan untuk mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pengadaan seragam, rincian biaya, serta dasar pelaksanaan psikotes bagi siswa baru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak SMPN 18 Tangsel mengenai besaran biaya maupun status pungutan tersebut.

(GT)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga
Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi
Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara
Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak
Ahmad Taofik: Pendidikan Harus Seimbang Karakter dan Teknologi
Mudik Anti-Macet, Kementerian PU Ajak Pemudik Jajal Jalur Pansela yang Sarat Panorama
1.036 Siswa SDN 02 Jombang Ciputat Terima MBG Perdana, Wali Murid Minta Evaluasi Menu dan Transparansi Gizi
Revitalisasi Puluhan SD dan SMP di Tangsel Dikebut, Wali Kota: Investasi Jangka Panjang Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:34 WIB

Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:42 WIB

Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara

Senin, 30 Maret 2026 - 03:13 WIB

Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak

Berita Terbaru

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB