Satpol PP Tangsel Bongkar Reklame Tak Berijin di Wilayah Serpong dan Sekitarnya

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan- Katasatu.id— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan penertiban terhadap sejumlah reklame yang belum memiliki izin di wilayah Serpong dan sekitarnya. Penertiban ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame.

Kepala Bidang penegakan Perda Tangsel, Mukhsin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menegakkan peraturan dan menjaga ketertiban tata ruang kota.

Baca Juga:  Amankan 300 Miras, Satpol PP Tangsel Ancam Tindakan Pidana Ringan ke Penjual

“Penertiban reklame tak berizin ini berdasarkan Perwal Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame. Para penyelenggara reklame, baik perorangan maupun badan usaha, wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum memasang reklame,” ujar Mukhsin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, PBG yang diterbitkan pemerintah merupakan bentuk persetujuan teknis atas pendirian bangunan reklame agar sesuai dengan standar keamanan dan estetika kota.
Menurutnya, seluruh jenis reklame seperti papan billboard, neon box, maupun media luar ruang lainnya yang tidak berizin akan tetap ditertibkan.

Baca Juga:  Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

“Kami akan melakukan pembongkaran terhadap reklame yang dipasang tanpa izin, karena hal tersebut telah melanggar ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum,” tegasnya.

Baca Juga:  Dukung Generasi Berkarya, Kini Hadir Rumah Inspirasi di Mekar Baru

Mukhsin menambahkan, bagi pelanggar yang kedapatan memasang reklame tanpa izin dapat dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) berupa denda hingga Rp50 juta atau sanksi pidana 3 bulan kurungan.

“Kami mengimbau seluruh penyelenggara reklame untuk segera mengurus perizinan dan menaati aturan yang berlaku karena bisa berdampak dengan peningkatan PAD ( Pendapatan Asli Daerah),” pungkas Mukhsin.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Berita Indonesia ke 26 Tahun dan Launching Detak Indonesia Digelar
Garda Prabowo Indonesia Tampil di Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026, Bawa Semangat Merah Putih ke Panggung Dunia
Irman Gusman Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai, Panitia Sediakan Hadiah Menarik
Warga Jabar Bisa Berobat Gratis Kelas 3, BPJS Nonaktif Bisa Berobat dan Dirawat Inap
Jenazah Korban Kapal Arupadhatu 1 Ditemukan di Enggano, Identitas Dipastikan Lewat DNA
Ratusan Balita di Tangsel Terindikasi Stunting, Pemkot Perkuat Intervensi
Pabrik Sawit Mini di Lebak Serap Panen Petani, Pasok Bahan Baku Bioenergi
Bangunan Lapangan Padel di Teras Kota Tangsel Diduga Belum Kantongi PBG, Satpol PP Lakukan Penyegelan dengan Gembok
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Hari Jadi Berita Indonesia ke 26 Tahun dan Launching Detak Indonesia Digelar

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Garda Prabowo Indonesia Tampil di Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026, Bawa Semangat Merah Putih ke Panggung Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Irman Gusman Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai, Panitia Sediakan Hadiah Menarik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Warga Jabar Bisa Berobat Gratis Kelas 3, BPJS Nonaktif Bisa Berobat dan Dirawat Inap

Rabu, 23 September 2026 - 09:56 WIB

Jenazah Korban Kapal Arupadhatu 1 Ditemukan di Enggano, Identitas Dipastikan Lewat DNA

Berita Terbaru