Ojol Tangsel Gelar Aksi Damai di DPRD, Tegaskan Tolak Anarkisme dan Komitmen Jaga Kondufitas

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, KataSatu.idPuluhan pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Tangsel, Senin (1/9/2025). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk klarifikasi sekaligus penegasan sikap atas kericuhan yang sempat terjadi di sejumlah wilayah DKI Jakarta pasca meninggalnya seorang driver Ojol bernama Affan Kurniawan beberapa waktu lalu.

Rombongan ojol Tangsel diterima langsung oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangsel. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan aspirasi serta keresahan terkait maraknya aksi anarkis yang terjadi belakangan ini dan kerap dikaitkan dengan komunitas ojek online.

Ketua Keluarga Besar Ojol Kota Tangsel, Jaja, menegaskan bahwa komunitas ojol di wilayahnya tidak pernah mengajarkan tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Ia menuturkan, aksi-aksi perusakan yang terjadi di Jakarta bukanlah cerminan dari sikap komunitas ojol sesungguhnya.

“Sebenarnya kita pengen mengamankan wilayah ya, karena melihat di tempat-tempat lain sudah banyak banget pembakaran aset-aset rakyat maupun gedung DPR. Bahkan ada juga rumah masyarakat yang kena imbasnya dari aksi demo itu,” ujar Jaja.

Ia menambahkan, komunitas ojol Tangsel selalu menekankan pentingnya menyuarakan pendapat secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum. Menurutnya, banyak pihak yang diduga hanya menggunakan atribut ojol untuk memicu keributan.

“Awalnya demo memang ojol, tapi sebenarnya aslinya kita tidak ada yang anarkis. Setelah kejadian kemarin banyak anarkis, itu komunitas kita tarik semua. Jadi kemungkinan besar banyak yang ikut-ikut itu hanya memakai atribut saja, padahal tidak punya aplikasi. Kalau kita ojol yang punya komunitas jelas tertata. Demo pun ada orasi, bukan merusak,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Kebut Pembangunan GSG Pamulang, Hadirkan Ruang Publik Modern untuk Warga

Lebih lanjut, Jaja meminta pihak berwenang untuk lebih cermat dalam mengidentifikasi peserta aksi. Salah satu caranya, kata dia, dengan memeriksa aplikasi di ponsel mereka.

“Kalau dia tidak punya aplikasi, itu bukan ojol. Itu hanya oknum yang numpang bikin keributan. Kita ingin ojol tidak punya musuh, apalagi dengan aparat penegak hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid, mengapresiasi sikap komunitas ojol yang datang menyampaikan aspirasi dengan cara damai. Ia juga menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Tangsel.

“Pada hari ini kami dari DPRD memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya rekan-rekan ojol yang hadir. Pantauan kita sampai ke tingkat RT menunjukkan adanya kesamaan pandangan untuk menjaga Kota Tangerang Selatan dengan tagline Jaga Tangsel Kota Kita Bersama,” ujar Abdul Rasyid.

Baca Juga:  Puslemasmil Kunjungi Lapas Kelas I Tangerang, Apresiasi Program Pembinaan Jawara Beton

Ia menegaskan, kebulatan tekad dari berbagai elemen masyarakat sangat penting agar Tangsel tetap aman dan nyaman bagi seluruh warganya. Abdul Rasyid juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang beredar.

“Himbauannya, mari kita saling waspada dengan situasi hari ini. Jaga keluarga, jaga kampung, jaga wilayah, dan yang terpenting jangan mudah terprovokasi,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa aksi-aksi anarkis yang terjadi di luar Tangsel tidak merepresentasikan sikap komunitas ojol sebenarnya, terutama di wilayah Tangerang Selatan yang hingga kini tetap berkomitmen menjaga ketertiban.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Antrean Tak Pasti, Kantah Tangsel Jamin Jadwal Ukur Tanah 7 Hari
Geram Banten Indonesia Rayakan HUT ke-16, Warhada Widodo: Terus Kawal Keadilan dan Kepentingan Masyarakat
Tangerang Gelar IBOCS Universe, Hadirkan Duel Petinju Indonesia vs Asia
Temuan BPK Rp557 Juta, LSM Seroja Laporkan DLH Kota Tangerang ke Kejari
Iming-iming Kerja di Kamboja Berujung TPPO, BAZNAS Pulangkan Warga Tangerang
JARI’98 Ajak Ribuan Warga Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Massa Demo MUI Kota Tangerang, Desak Hasil Pemilihan Ketua MUI Neglasari Dibekukan
Kantah Tangsel Terus Tingkatkan Pelayanan yang Pasti, Transparan, Terukur, dan Bebas Pungli
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Tak Ada Lagi Antrean Tak Pasti, Kantah Tangsel Jamin Jadwal Ukur Tanah 7 Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Geram Banten Indonesia Rayakan HUT ke-16, Warhada Widodo: Terus Kawal Keadilan dan Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Tangerang Gelar IBOCS Universe, Hadirkan Duel Petinju Indonesia vs Asia

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:50 WIB

Temuan BPK Rp557 Juta, LSM Seroja Laporkan DLH Kota Tangerang ke Kejari

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:18 WIB

Iming-iming Kerja di Kamboja Berujung TPPO, BAZNAS Pulangkan Warga Tangerang

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polsek Serpong Bongkar 46 Juta Butir Obat Keras, Langsung Dimusnahkan

Rabu, 5 Agu 2026 - 04:09 WIB

Tangerang Raya/Banten

Tak Ada Lagi Antrean Tak Pasti, Kantah Tangsel Jamin Jadwal Ukur Tanah 7 Hari

Selasa, 4 Agu 2026 - 04:49 WIB

DKI Jakarta

Cek Girik Dipingpong, Pelayanan Kelurahan Tegal Alur Disorot

Selasa, 4 Agu 2026 - 03:23 WIB