PLN dan Pemkab Bantul Hadirkan Akses Listrik, Harapan Masyarakat Prasejahtera Kini Menyala

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerita serupa datang dari Sri Sarwati (52), masyarakat lain yang kini memiliki sambungan listrik sendiri. Sebelum bantuan datang, ia harus menumpang listrik dari rumah milik orang tuanya. Setiap kali ingin menyalakan banyak peralatan, kekhawatiran akan beban berlebih selalu menghantui. Bagi Sarwati, sambungan baru ini membuat hidup jauh lebih mudah. Ia kini bisa menggunakan peralatan rumah tangga dengan leluasa, bahkan mendukung usaha angkringan yang dijalankannya di rumah.

i

Cerita serupa datang dari Sri Sarwati (52), masyarakat lain yang kini memiliki sambungan listrik sendiri. Sebelum bantuan datang, ia harus menumpang listrik dari rumah milik orang tuanya. Setiap kali ingin menyalakan banyak peralatan, kekhawatiran akan beban berlebih selalu menghantui. Bagi Sarwati, sambungan baru ini membuat hidup jauh lebih mudah. Ia kini bisa menggunakan peralatan rumah tangga dengan leluasa, bahkan mendukung usaha angkringan yang dijalankannya di rumah.

katasatu.id — Masyarakat prasejahtera di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul kini bisa menikmati terang di rumahnya sendiri setelah sekian lama hidup dalam kegelapan. Melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN bersama Pemerintah Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan penyambungan gratis listrik bagi masyarakat prasejahtera.

Salah satu penerima manfaat, Partinah (72) masih mengingat betul bagaimana malam-malam di rumahnya dulu hanya diterangi cahaya kecil dari lampu pelita. Ia menuturkan, selama bertahun-tahun keluarganya hidup dalam gelap karena belum memiliki sambungan listrik.

“Ketika malam hari (sebelum ada listrik), kami hanya menggunakan lampu pelita. Tidak ada listrik jadi di rumah gelap,” ujar Partinah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Partinah, hadirnya listrik tak hanya membawa terang, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan baru di rumahnya. Kini ia bisa beraktivitas dan beristirahat tanpa khawatir kegelapan menyelimuti.

“Terima kasih banyak sudah dibantu pasang listrik oleh Pemerintah, PLN. Semoga berkah dunia akhirat,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga:  Dongkrak Produktivitas, Epson Rilis Seri Printer EcoTank Terbaru

Cerita serupa datang dari Sri Sarwati (52), masyarakat lain yang kini memiliki sambungan listrik sendiri. Sebelum bantuan datang, ia harus menumpang listrik dari rumah milik orang tuanya. Setiap kali ingin menyalakan banyak peralatan, kekhawatiran akan beban berlebih selalu menghantui.

“Sebelumnya, kalau mau pakai (listrik) yang banyak, nanti takut jegleg gitu,” ujarnya.

Bagi Sarwati, sambungan baru ini membuat hidup jauh lebih mudah. Ia kini bisa menggunakan peralatan rumah tangga dengan leluasa, bahkan mendukung usaha angkringan yang dijalankannya di rumah.

“Terima kasih sudah meringankan biaya pemasangan listrik. Semoga menjadi amal baik untuk Pemerintah dan PLN,” ungkapnya.

Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” digelar dalam menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan menjadi wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera di berbagai daerah. Bantul menjadi lokasi pembuka rangkaian program yang akan menyasar lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia ini.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menilai hadirnya listrik menjadi bentuk nyata perhatian PLN terhadap masyarakat yang selama ini belum menikmati akses energi. Ia menyebut, kehadiran listrik membawa dampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga:  Epson Luncurkan Solusi Bisnis 2025: Produktivitas dan Keberlanjutan

“Telah dipasang listrik gratis untuk rumah-rumah masyarakat (prasejahtera), di antaranya rumah Ibu Partinah. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul menyampaikan terima kasih kepada PLN yang melaksanakan kegiatan ini,” ujar Abdul Halim.

Lebih jauh, Abdul Halim menjelaskan bahwa keberadaan listrik juga mendorong produktivitas di sektor pertanian. Melalui elektrifikasi, petani dapat menghemat biaya operasional dan meningkatkan efisiensi produksi.

“Alhamdulillah (PLN) Unit Layanan Kabupaten Bantul melakukan elektrifikasi di lahan pertanian, sehingga biaya pertanian, biaya produksi bisa diturunkan,” tambahnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa bantuan sambungan listrik ini merupakan bagian dari upaya PLN mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Bagi saudara-saudara kita yang belum berkecukupan, listrik sebenarnya sudah tersedia di depan rumah, tiang dan kabel berdiri, jaringan siap. Namun keterbatasan biaya membuat mereka belum mampu melakukan sambungan baru. Melalui program ini, PLN hadir menjembatani jarak antara ketersediaan dan kemampuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik,” ujar Darmawan.

Baca Juga:  Epson dan IDC Ungkap Peran Digital Sublimation di Asia Tenggara

Darmawan menyampaikan, inisiatif ini lahir dari semangat PLN untuk memastikan setiap rumah di Indonesia dapat merasakan manfaat terang, tanpa ada yang tertinggal.

“Ini adalah bagian dari bakti sosial PLN dalam menyongsong Hari Listrik Nasional. Kita membantu masyarakat untuk pasang listrik gratis agar saudara-saudara kita yang masih hidup dalam keterbatasan bisa juga menikmati terang,” katanya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam memperluas akses listrik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri.

“Ini bukan hanya investasi untuk dunia, tapi juga untuk akhirat. Dari lubuk hati terdalam, kami bekerja siang malam agar seluruh rakyat Indonesia bisa merasakan manfaat listrik,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Epson Resmikan Solution Center di Surabaya, Permudah Akses Teknologi Pelanggan Jatim
Pertamina Pastikan Stok BBM-LPG Aman, Wamen ESDM Tinjau Fuel Terminal Padalarang
Epson dan IDC Ungkap Peran Digital Sublimation di Asia Tenggara
Epson Siapkan Roadmap 2026, Fokus Teknologi Hijau dan Penguatan B2B
Epson Luncurkan Proyektor Portabel Lifestudio untuk Pasar Asia Tenggara
Belum Tahun Baru, PLN Catat Pengisian Daya EV Lampaui Total Periode Nataru Tahun Lalu
Pemulihan Infrastruktur, Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen TPA Rantau dan IPLT Aceh Tamiang
Epson Rilis Seri SureColor Terbaru: Definisi Baru Cetak Profesional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:26 WIB

Epson Resmikan Solution Center di Surabaya, Permudah Akses Teknologi Pelanggan Jatim

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:26 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM-LPG Aman, Wamen ESDM Tinjau Fuel Terminal Padalarang

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:57 WIB

Epson dan IDC Ungkap Peran Digital Sublimation di Asia Tenggara

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:47 WIB

Epson Siapkan Roadmap 2026, Fokus Teknologi Hijau dan Penguatan B2B

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:25 WIB

Epson Luncurkan Proyektor Portabel Lifestudio untuk Pasar Asia Tenggara

Berita Terbaru

Tangerang Raya/Banten

Sultan Taru Tangsel, Layanan Konsultasi Pertanahan via Zoom untuk Warga

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:38 WIB

Tangerang Raya/Banten

BPN Banten Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Pertanahan Dipastikan Tetap Normal

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:38 WIB

Tangerang Raya/Banten

Kantor Pertanahan Tangsel Dievaluasi Irjen ATR/BPN, Bidik Predikat WBBM

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:23 WIB

Hukum & Kriminal

30 Kali Beraksi, Komplotan Curanmor dan Penadah di Tangerang Dibekuk Polisi

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:10 WIB