JAKARTA, katasatu.id – Harapan warga RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, untuk menikmati akses jalan yang layak hingga kini belum terwujud.
Meski surat permohonan perbaikan telah dikirimkan kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Barat sejak 8 Mei 2026, kondisi Jalan Rusun Flamboyan RT 12 RW 10 masih rusak dan dipenuhi lumpur saat hujan turun.
Jalan tersebut merupakan salah satu akses yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas. Saat musim hujan, permukaan jalan berubah menjadi kubangan sehingga menyulitkan pejalan kaki maupun pengendara yang melintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yitno, warga RW 10 yang akrab disapa Pakde, mengatakan kondisi jalan itu sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan dari pihak terkait.
“Kalau hujan turun, jalan ini berubah seperti kubangan. Lumpur menutupi badan jalan dan membuat warga kesulitan melintas,” kata Yitno kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, jalan tersebut bukan hanya akses lingkungan biasa. Lokasinya juga menjadi jalur utama warga menuju Masjid Rohmatul Muhajirin yang berada di kawasan Rusun Flamboyan.
“Setiap hari warga lewat sini untuk ke masjid. Saat salat Jumat atau kegiatan keagamaan lainnya, kondisi jalan yang rusak sangat mengganggu,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Bagian Surat Wali Kota Administrasi Jakarta Barat menyebut surat yang diajukan warga telah diterima dan diproses. Namun warga diminta bersabar karena banyaknya surat dan usulan yang masuk ke pemerintah kota.
“Suratnya sudah didisposisikan kepada Wali Kota dan sudah dibaca. Silakan datang kembali dua minggu lagi untuk mengecek perkembangannya,” kata Sri Hartini.
Di sisi lain, warga juga diarahkan untuk menyampaikan usulan langsung ke Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat agar penanganan dapat segera ditindaklanjuti.
Petugas Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Burhan, mengatakan pihaknya siap memproses permohonan warga setelah surat resmi diterima.
“Silakan ajukan surat ke Sudin Bina Marga, nanti akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Burhan.
Warga berharap pemerintah tidak hanya menerima laporan, tetapi juga segera merealisasikan perbaikan. Mereka menilai kondisi jalan yang rusak telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk akses menuju tempat ibadah.
“Yang kami harapkan sederhana, tindakan nyata. Jalan ini segera diperbaiki agar warga bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Yitno.
Reporter : Aas
Editor : Glend














