Warga Jabar Bisa Berobat Gratis Kelas 3, BPJS Nonaktif Bisa Berobat dan Dirawat Inap

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, – Katasatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat disebut menghadirkan program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui skema pembiayaan perawatan kelas III di rumah sakit yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Program tersebut ditujukan untuk membantu warga yang mengalami kendala kepesertaan BPJS Kesehatan, termasuk masyarakat yang belum terdaftar maupun peserta dengan status kepesertaan nonaktif. Namun, ketentuan penerima, cakupan pembiayaan, serta mekanisme pelayanan perlu dipastikan berdasarkan informasi resmi pemerintah.

“Fasilitas ini berlaku bagi pemegang BPJS Kesehatan yang menunggak, habis masa berlaku, maupun yang tidak punya BPJS, dengan biaya ditanggung bersama Pemprov Jabar dan pemerintah daerah,” ujar Dedi.

Dalam informasi yang beredar, program ini melibatkan jaringan rumah sakit pemerintah dan swasta di Jawa Barat. Layanan juga disebut mencakup sejumlah rumah sakit rujukan nasional di Jakarta untuk penanganan kasus medis tertentu.

Sasar Warga dengan Kendala Kepesertaan BPJS

Program ini disebut menyasar masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, peserta BPJS Kesehatan yang kepesertaannya nonaktif, serta warga yang menghadapi kendala administrasi kependudukan.

Meski demikian, warga perlu memastikan terlebih dahulu apakah kondisi mereka memenuhi persyaratan program. Status sebagai penduduk Jawa Barat, dokumen identitas pengganti, serta ketentuan administrasi lainnya dapat menjadi bagian dari proses verifikasi.

Pembiayaan Perawatan Kelas III

Layanan yang diinformasikan mencakup perawatan rawat inap kelas III dan tindakan medis sesuai ketentuan program. Penanganan korban kecelakaan lalu lintas maupun korban tindak pidana juga disebut sebagai bagian dari cakupan yang perlu dikonfirmasi kepada pengelola program.

Baca Juga:  Garda Prabowo Indonesia Tampil di Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026, Bawa Semangat Merah Putih ke Panggung Dunia

Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua tindakan medis, obat-obatan, atau layanan rumah sakit otomatis ditanggung. Jenis pelayanan yang dijamin harus merujuk pada aturan pembiayaan dan perjanjian kerja sama yang berlaku.

Jaringan Rumah Sakit Perlu Dipastikan

Informasi yang beredar menyebutkan keterlibatan 65 rumah sakit umum daerah (RSUD), rumah sakit swasta mitra, serta sejumlah rumah sakit rujukan di Jakarta, antara lain RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, dan RSPAD Gatot Soebroto.

Baca Juga:  Tangsel Menuju realisasi investasi 2025 dengan Mencapai Target hingga Rp9,07 triliun

Namun, status rumah sakit tersebut sebagai fasilitas penerima program perlu dikonfirmasi melalui daftar mitra resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini penting agar masyarakat tidak keliru saat mencari layanan.

Warga Diminta Mengecek Persyaratan Sebelum Berobat

Masyarakat yang membutuhkan layanan disarankan menghubungi Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial setempat, maupun petugas rumah sakit, untuk mengetahui persyaratan, prosedur rujukan, dokumen yang dibutuhkan, dan jenis biaya yang ditanggung.

Kejelasan informasi tersebut diperlukan agar program bantuan kesehatan benar-benar dapat diakses oleh warga yang membutuhkan tanpa menimbulkan kesalahpahaman mengenai jaminan biaya pengobatan.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Berita Indonesia ke 26 Tahun dan Launching Detak Indonesia Digelar
Garda Prabowo Indonesia Tampil di Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026, Bawa Semangat Merah Putih ke Panggung Dunia
Irman Gusman Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai, Panitia Sediakan Hadiah Menarik
Jenazah Korban Kapal Arupadhatu 1 Ditemukan di Enggano, Identitas Dipastikan Lewat DNA
Ratusan Balita di Tangsel Terindikasi Stunting, Pemkot Perkuat Intervensi
Pabrik Sawit Mini di Lebak Serap Panen Petani, Pasok Bahan Baku Bioenergi
Bangunan Lapangan Padel di Teras Kota Tangsel Diduga Belum Kantongi PBG, Satpol PP Lakukan Penyegelan dengan Gembok
Kasatpol PP Tangsel Buka Pelatihan Linmas: Kolaborasi Tugas dan Keimanan Kunci Pelayanan yang Baik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Hari Jadi Berita Indonesia ke 26 Tahun dan Launching Detak Indonesia Digelar

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Garda Prabowo Indonesia Tampil di Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026, Bawa Semangat Merah Putih ke Panggung Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Irman Gusman Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai, Panitia Sediakan Hadiah Menarik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Warga Jabar Bisa Berobat Gratis Kelas 3, BPJS Nonaktif Bisa Berobat dan Dirawat Inap

Rabu, 23 September 2026 - 09:56 WIB

Jenazah Korban Kapal Arupadhatu 1 Ditemukan di Enggano, Identitas Dipastikan Lewat DNA

Berita Terbaru