Pengamat Sebut Tangsel Belum Siap Hadapi Lonjakan Sampah

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Pengamat kebijakan publik, Puji Imam Jakarsih, menilai kondisi pengelolaan sampah di Tangsel saat ini semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya volume sampah harian dan terbatasnya kapasitas tempat pembuangan akhir.

Menurut Puji, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sudah berada pada titik rawan akibat terus menerima lonjakan sampah setiap hari.

“Kalau tidak ada langkah serius dan terintegrasi, persoalan sampah di Tangsel bisa menjadi ancaman lingkungan yang lebih besar,” ujar Puji dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data 2025-2026, volume sampah di Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.000 hingga 1.200 ton per hari. Namun penanganan sampah disebut baru berada di angka sekitar 71 persen.
Artinya, masih terdapat ratusan ton sampah yang belum tertangani secara maksimal setiap harinya.

Puji menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Tangsel masih belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan permukiman maupun komersial.

Ia juga menyoroti masih dominannya pola penanganan sampah berbasis penumpukan di TPA, baik melalui metode open dumping maupun sanitary landfill.

Baca Juga:  Bankum Geradin Kabupaten Tangerang Gelar Penyuluhan Hukum di Kecamatan Sukadiri

Menurutnya, pola tersebut hanya menjadi solusi sementara dan berpotensi memunculkan persoalan baru seperti pencemaran udara, longsor sampah, hingga ledakan gas metana.

“Selama pola pengelolaannya masih bertumpu pada penumpukan, maka TPA akan terus overload. Ini bukan penyelesaian jangka panjang,” katanya.

Puji turut menyinggung belum optimalnya realisasi proyek pengolahan sampah terintegrasi yang sebelumnya sempat masuk dalam Proyek Strategis Nasional.

Padahal, kata dia, teknologi pengolahan sampah modern saat ini sudah banyak diterapkan di berbagai negara dan dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

Baca Juga:  Melilit di Sasis Motor, Ular 1,5 Meter Berhasil Dievakuasi Unit Damkar Pamulang

Ia juga mengkritik pembangunan kawasan properti yang terus berkembang tanpa dibarengi kesiapan sistem pengolahan sampah yang memadai.

“Jangan sampai pembangunan terus berjalan, tetapi persoalan limbah dan sampahnya diabaikan. Dampaknya nanti dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Puji menegaskan persoalan sampah tidak bisa lagi dipandang sebagai isu biasa.

Menurutnya, dibutuhkan keberanian dan keseriusan pemerintah dalam mengambil keputusan agar krisis sampah di Tangsel tidak semakin meluas.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru