SARAWAK, MALAYSIA —katasatu.id Tim dayung Garda Prabowo Indonesia turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026 yang berlangsung di Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 23–25 Oktober 2026.
Keikutsertaan kontingen Indonesia dalam kejuaraan perahu naga internasional tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan atlet sekaligus memperluas pengalaman bertanding di kancah dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Garda Prabowo Indonesia berlaga pada kategori International Premier Open 12s, bersaing dengan peserta dari berbagai negara dan wilayah yang turut meramaikan kompetisi tersebut.
Partisipasi ini mendapat dukungan penuh dari Hilman Suryawijaya, CEO PT Pancuracahaya Wahyu, yang bertindak sebagai sponsor utama. Hilman, yang juga menjabat Ketua DKN Bidang Kemaritiman Garda Prabowo, hadir langsung sebagai Chef de Mission untuk mendampingi kontingen Indonesia.
Sementara itu, koordinasi teknis dan kesiapan rombongan selama berada di lokasi pertandingan dipimpin Syarif Said Alqadri bersama Abdi Nurkamil.
Di sela-sela kegiatan, Hilman menyampaikan kebanggaannya dapat mengawal para atlet Indonesia tampil dalam kompetisi internasional tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan panitia penyelenggara, perwakilan Dinas Pariwisata Malaysia, Presiden Malaysia Dragon Boat Federation, Girli Tan, serta koordinator pelaksana, Jasvin.
“Ajang Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026 ini merupakan ruang emas bagi kami untuk mengharumkan nama bangsa. Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan dukungan luar biasa dari pihak penyelenggara serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hilman.
Diikuti 2.450 Atlet dari 22 Negara dan Wilayah
Sarawak International Dragon Boat Regatta 2026 menjadi salah satu ajang yang menyedot perhatian komunitas olahraga dayung internasional.
Berdasarkan catatan resmi panitia sebagaimana disampaikan dalam keterangan kontingen, kejuaraan tahun ini diikuti sekitar 2.450 atlet yang tergabung dalam 80 tim dari 22 negara dan wilayah.
Peserta berasal dari berbagai kawasan, antara lain Australia, China, Chinese Taipei, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Jepang, Singapura, Hong Kong, Myanmar, Kazakhstan, Georgia, Siprus, dan Irlandia. Sejumlah perwakilan Timur Tengah, termasuk Abu Dhabi, Dubai, dan Qatar, juga disebut turut ambil bagian.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan tujuh kategori utama, yakni International Premier Open 20s, International Premier Open 12s, International Premier Mixed 20s, International Premier Women 12s, International Senior Open 12s, International Cancer Survivors 12s, serta kategori domestik Malaysia Closed Men 12s.
Olahraga sebagai Jembatan Persahabatan Antarnegara
Bagi kontingen Garda Prabowo Indonesia, keikutsertaan dalam kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang menguji kecepatan dan kekompakan mendayung. Kompetisi internasional tersebut juga menjadi ruang untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, serta memperkuat persahabatan dengan komunitas olahraga dari berbagai negara.
Dukungan terhadap tim diharapkan dapat membuka peluang bagi atlet Indonesia untuk semakin aktif mengikuti kompetisi internasional dan meningkatkan kemampuan dalam olahraga dayung perahu naga.
Melalui partisipasi di Sarawak, Garda Prabowo Indonesia membawa semangat Merah Putih sekaligus menunjukkan komitmen untuk ikut meramaikan perkembangan olahraga dayung di tingkat internasional.
(Red)













