Hoaks Minol di Sosial Media, Pengusaha Johan Sugiarto Buka Suara

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA TIMUR, katasatu.idBeberapa hari terakhir, sosial media sempat dihebohkan dengan pemberitaan yang menyebut nama pengusaha asal Malang, Johan Sugiarto sebagai bandit cukai yang bekerjasama dengan beberapa pejabat di Bea Cukai untuk memuluskan bisnis impor serta ternak pita cukai di area Pamekasan.

Johan Sugiharto, yang juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di kalangan pengusaha Malang menyayangkan adanya pemberitaan yang merugikan dirinya sekaligus menggiring opini negatif yang menyangkut pautkan kinerja Bea Cukai dibawah Kementrian Keuangan.

Baca Juga:  Lagi, Satpol PP Tangsel Razia Ratusan Botol Miras di Wilayah Serpong Utara

Ia menjelaskan, dirinya bukanlah importir minuman beralkohol seperti yang diberitakan dalam beberapa platform social media yang diambil dari tautan pemberitaan Forum Keadilan dengan Judul Menteri Keuangan Baru, Mafia Rokok Ilegal Johan Sugiharto Tidur Tidak Tenang yang ditayangkan pada hari Jumat, 12 September 2025 di sini platform TikTok.

Selain itu ia pun membantah keterlibatannya dalam pemalsuan pita cukai yang selama ini kerap dituduhkan kepada dirinya.

Johan pun mengakui selama menjalankan bisnisnya, dirinya memang tak luput dari kesalahan. Bisnis rokoknya pun pernah mendapatkan sanksi dari Bea Cukai dan usahanya pun sempat ditutup.

“Belajar dari kesalahan tersebut saya kemudian melakukan perbaikan serta mematuhi aturan aturan yang ditetapkan Bea Cukai dalam menjalankan bisnis,” kata Johan dalam keterangannya.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Dirinya berharap segala pemberitaan negatif tersebut tidak serta merta diserap oleh masyarakat. Ia pun menghimbau kepada pihak pihak yang menyebarkan berita serta opini opini negatif terlebih hoaks untuk dapat berhenti membuat pemberitaan yang dapat memancing perpecahan antara pengusaha dengan pihak pihak terkait baik aparat ataupun pemerintahan.

(Alwi/rls)

Editor: Admin-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samsat Ciputat Bantah Soal Isu Fasilitas Toilet yang Belum Diperbaiki
Ketua FWJ Jakarta Barat Apresiasi Pelayanan dan Kinerja Tim Medis RSUD Batang
Cerita Warga yang Mencari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret
DPMPTSP Tangsel Bagikan 1.447 Paket Takjil kepada Masyarakat yang Melintas di Jalan
BPN Banten Serahkan Sertipikat PTSL Door to Door di Serang, Target 9.000 Bidang Tahun 2026
Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
DPD GMNI Banten 2026–2028 Resmi Dilantik, Zein Nasution: Pancasila Harus Jadi Ideologi Pembebasan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:49 WIB

Samsat Ciputat Bantah Soal Isu Fasilitas Toilet yang Belum Diperbaiki

Minggu, 5 April 2026 - 07:20 WIB

Ketua FWJ Jakarta Barat Apresiasi Pelayanan dan Kinerja Tim Medis RSUD Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:25 WIB

Cerita Warga yang Mencari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:03 WIB

DPMPTSP Tangsel Bagikan 1.447 Paket Takjil kepada Masyarakat yang Melintas di Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:50 WIB

BPN Banten Serahkan Sertipikat PTSL Door to Door di Serang, Target 9.000 Bidang Tahun 2026

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Wanita Tewas di Serpong, Mantan Suami Siri Ditangkap Hitungan Jam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 03:35 WIB

Tangerang Raya/Banten

Tangsel Bidik Juara Umum di Porprov Banten 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 08:47 WIB