Ngaku Diancam Gorok Leher, Wartawan di Kalideres Bakal Lapor Polisi

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, katasatu.id – Seorang wartawan bernama Asia Pujiono berencana menempuh jalur hukum setelah mengaku mendapat ancaman akan digorok lehernya oleh seorang pekerja gudang aluminium berinisial J alias Jay di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Dugaan pengancaman yang terjadi pada Selasa (20/10/2026) malam itu disebut bermula dari persoalan sepele. Jay diduga tersinggung hanya karena mendengar Asia batuk saat hendak meninggalkan lokasi.

Asia mengaku ancaman tersebut membuatnya khawatir akan keselamatan diri. Terlebih, ia sempat melihat gerak-gerik Jay yang diduganya hendak mengambil sebuah benda menyerupai senjata tajam.

“Hei, lu sakit? Nih minum obat, atau mau gua gorok tenggorokan lu!” ujar Asia menirukan perkataan Jay saat menceritakan kejadian tersebut kepada wartawan.

Peristiwa bermula ketika Asia mendatangi rekannya berinisial SHR, seorang pengacara, di Jalan Manyar, RT 02/RW 011, Kelurahan Tegal Alur.

Kedatangannya untuk membahas rencana wawancara dengan rekan SHR yang juga berprofesi sebagai pengacara.

Baca Juga:  360 Ribu Lembar Uang Palsu Digerebek di Tangsel

Namun, ketika keduanya bersiap pulang, situasi mendadak memanas. Jay yang berada di lokasi diduga melontarkan perkataan kasar disertai ancaman. Asia menduga pria tersebut sedang berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).

“Saya lihat sepertinya orang tersebut sudah benar-benar terpengaruh minuman keras. Sebelumnya, saya melihat sekitar empat orang bersama-sama di lokasi, tetapi kemudian yang tersisa hanya dua orang, yaitu Jay dan temannya, Degol,” ungkap Asia.

Baca Juga:  Peredaran Etomidate di PIK 2 Terbongkar, Polres Tangsel Amankan WNA China dan 207 Cartridge

Menghindari kemungkinan terjadinya kekerasan, Asia memilih tidak meladeni perkataan Jay dan segera meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Atas kejadian itu, Asia menyatakan akan melaporkan dugaan pengancaman tersebut kepada pihak kepolisian.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti peristiwa itu sekaligus memberikan perlindungan terhadap dirinya.

Hingga berita ini disusun, Jay belum memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut. Belum ada pula keterangan resmi dari kepolisian mengenai dugaan pengancaman yang disampaikan Asia.

Editor : Red/admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Pelaku Curanmor di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tersungkur Saat Kabur, Polisi Sita Kunci T dan Golok
Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Liquid Diduga Etomidate, Modusnya Lewat PO Box Apartemen
Ribut Hak Pembayaran Kontrakan di Tangerang, Pemilik Ngaku Diancam Sajam hingga Lapor Polisi
Kepergok Dorong Motor Milik Warga di Legok Tangerang, Pria Berinisial F Ditangkap Polisi
Polsek Serpong Amankan 3 Pelajar Pembawa Sajam
Dua Kelompok Saling Serang, Polsek Serpong Polres Tangsel Amankan 7 Tersangka dan 2 ABH
Cegah Tawuran, Polsek Pagedangan Amankan Dua ABH dan 4 Bilah Sajam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:14 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Pelaku Curanmor di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tersungkur Saat Kabur, Polisi Sita Kunci T dan Golok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Liquid Diduga Etomidate, Modusnya Lewat PO Box Apartemen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:45 WIB

Ribut Hak Pembayaran Kontrakan di Tangerang, Pemilik Ngaku Diancam Sajam hingga Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kepergok Dorong Motor Milik Warga di Legok Tangerang, Pria Berinisial F Ditangkap Polisi

Berita Terbaru