Sungai Cisadane Berbusa dan Ikan Mati Usai Kebakaran Pabrik Kimia di Tangsel

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id — Aliran Sungai Cisadane di wilayah Tangerang Selatan menjadi sorotan warga setelah air sungai tampak berbusa, berbau menyengat, dan ditemukan ratusan ikan mati mengapung.

Warga pertama kali mengetahui perubahan kondisi sungai melalui video yang beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, air sungai terlihat keruh keputihan dan berbusa, disertai bau menyengat.

“Baunya menyengat, tampak juga berbusa. Ini tidak tahu asalnya dari mana?” kata Nur (48), warga Tangsel, Senin (10/2/2026)

Ia menyebut kondisi serupa terlihat di jembatan anak Sungai Cisadane dekat Perumahan Delatinos.

“Bau kayak minyak tanah atau bensin gitu,” ujar dia.

Menanggapi laporan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Bani Khosiyatullah mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengecek langsung dugaan pencemaran tersebut.

Baca Juga:  Satu Wadah dalam Satu Profesi, Fresh Join Comunity Rayakan Hari Jadinya ke 1 dan Santunan Anak Yatim

“Tim sudah diterjunkan untuk cek lokasi dugaan pencemaran. Ada dari anggota Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan,” tuturnya.

Menurut Bani, hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti air sungai berwarna putih dan berbau menyengat.

“Nanti kita tunggu hasil cek petugas di lapangan,” kata dia.

Kondisi itu muncul diduga tak lama setelah kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  BPN Tangsel Gaungkan Semangat Harkitnas Lewat Pelayanan Prima dan Akselerasi Kinerja Modern

Kebakaran terjadi di gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama pada pukul 04.30 WIB.

Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sebelum dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

“Kita terima laporan jam 04.30 WIB, kemudian langsung dilakukan pemadaman,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel Omay Komarudin.
((Red/Dedi.ms)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru