Iming-iming Kerja di Kamboja Berujung TPPO, BAZNAS Pulangkan Warga Tangerang

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, katasatu.id – Iming-iming pekerjaan bergaji tinggi tanpa biaya keberangkatan kembali memakan korban.

Seorang warga Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang berinisial AM menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah menerima tawaran bekerja di Kamboja.

Beruntung, AM akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia dengan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang melalui program bantuan Asnaf Riqab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (22/7/2026) malam dan disambut haru oleh ibunya serta tim BAZNAS Kota Tangerang.

Baca Juga:  Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026

Berdasarkan informasi yang diperoleh, AM berangkat ke Kamboja bersama adiknya karena tergiur tawaran kerja yang menjanjikan proses keberangkatan tanpa dipungut biaya.

Namun sesampainya di negara tersebut, keduanya justru diduga menjadi korban eksploitasi tenaga kerja.

Mereka dipaksa bekerja di sebuah perusahaan ilegal yang bergerak di bidang marketplace dengan target pekerjaan yang tinggi, tekanan berat, serta ancaman hukuman apabila tidak memenuhi ketentuan perusahaan.

Sekitar satu bulan kemudian, lokasi tempat mereka bekerja digerebek aparat kepolisian Kamboja.

Baca Juga:  FORTEKIN Desak Kesejahteraan ASN Teknis di May Day 2026

Dalam situasi tersebut, AM berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan selama tiga hari hingga akhirnya berhasil mencapai Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Selanjutnya, ia ditempatkan di penampungan sementara sambil menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.

Hasil asesmen BAZNAS Kota Tangerang menunjukkan AM berasal dari keluarga kurang mampu.

Ia merupakan anak dari seorang ibu tunggal yang bekerja sebagai buruh konveksi di Jakarta dengan penghasilan sekitar Rp500 ribu per minggu.

Kondisi tersebut membuat keluarganya masuk kategori prioritas penerima bantuan.

Baca Juga:  Warga Sambut MTQ XIII Kecamatan Curug, Kelurahan Sukabakti Jadi Tuan Rumah

Atas dasar kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang kemudian memberikan bantuan biaya pemulangan melalui program Asnaf Riqab agar AM dapat segera kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarganya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji besar dan proses keberangkatan tanpa biaya.

Masyarakat diimbau memastikan legalitas perusahaan perekrut serta menggunakan jalur penempatan pekerja migran yang resmi guna menghindari praktik perdagangan orang berkedok lowongan kerja.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru