Liput Demo Ricuh di Serang, Wartawan Diduga Dikeroyok Oknum Polisi

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, katasatu.id – Wartawan di Kabupaten Serang, Kosasih Sukmawijaya alias Aden, diduga menjadi korban pengeroyokan oknum polisi saat meliput demonstrasi Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) di Pendopo Kabupaten Serang.

Akibat kejadian itu, Aden mengalami luka lebam di wajah dan cedera pada kaki hingga harus menjalani perawatan di RS Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Aden mengaku telah menjelaskan identitasnya sebagai wartawan yang sedang bertugas. Namun, dia menyebut tetap mendapat kekerasan. Bahkan, telepon genggam miliknya turut diamankan.

“Saya dikeroyok oknum polisi, handphone juga turut diamankan oleh mereka,” kata Aden.

Wartawan lain, Saepul Arifin, mengaku melihat Aden dipegang sejumlah polisi saat memasuki gerbang pendopo. Saepul menyebut situasi saat itu sudah ricuh sehingga dirinya memilih menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Kabel Semrawut Kembali Muncul, Wajah Modern Tangsel Dipertanyakan

Kericuhan terjadi setelah massa membakar ban dan mencoret dinding pendopo. Salah seorang anggota Hamas, Mamat, mengatakan situasi semakin tidak terkendali setelah lampu di sekitar lokasi dimatikan.

Sejumlah peserta aksi juga dilaporkan mengalami luka. Bahkan, menurut Mamat, Ketua Umum Hamas yang sudah dalam kondisi tidak berdaya diduga masih mendapat pukulan dari aparat. Sedikitnya lima pengurus Hamas disebut dibawa ke Polres Serang Kota.

Baca Juga:  660 Peserta Sah MUKOTA IV Kadin Tangsel Ditetapkan, 98 Peserta ‘Versi SC’ Digugurkan!

Hingga berita ini ditulis, Polres Serang Kota dan Polda Banten belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kekerasan tersebut.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik mendapat perlindungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru