Kritik Publik Menguat, Laporan Keuangan Pemkot Tangsel Dinilai Tak Proporsional

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.idLaporan Keuangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) Tahun Anggaran 2024 (audited) menjadi sorotan publik. Sejumlah alokasi anggaran dianggap tidak proporsional karena dinilai lebih banyak terserap untuk kebutuhan birokrasi dibandingkan kepentingan masyarakat.

Salah satu yang menyoroti laporan tersebut adalah mantan penyanyi cilik, Leony Vitria Hartanti, melalui akun Instagram pribadinya, @leonyvh. Dalam unggahannya, Leony menyoroti sejumlah pos anggaran yang dinilai janggal dan terlampau besar.

Ia menyebut, program penunjang urusan pemerintah daerah menelan dana hingga Rp 2 triliun, sementara anggaran gaji dan tunjangan ASN, DPRD, serta pegawai BLUD mencapai Rp 1,26 triliun. Tak hanya itu, belanja alat tulis kantor (ATK) pun mendapat sorotan karena nilainya Rp 38 miliar, naik dari Rp 36,88 miliar pada tahun 2023.

“Bahkan untuk kertas dan cover kegiatan kantor saja sampai Rp 6,75 miliar, padahal tahun lalu Rp 6,54 miliar,” tulis Leony dalam kritiknya.

Anggaran Cendera Mata dan Konsumsi Rapat Membengkak

Leony juga mempertanyakan anggaran cendera mata yang mencapai Rp 20,48 miliar, naik tajam dari Rp 13,48 miliar pada 2023. Selain itu, biaya makan dan minum rapat disebut mencapai Rp 60,28 miliar, atau naik signifikan dari Rp 50 miliar pada tahun sebelumnya.

“Ini angka-angka yang sulit dipahami publik, apalagi kalau dibandingkan dengan alokasi untuk kepentingan warga yang jauh lebih kecil,” tambahnya.

Baca Juga:  Dugaan Persoalan Rumah Tangga Seret Nama PPPK di BGN Banten, Perempuan M Buka Suara

Anggaran untuk Infrastruktur dan Bantuan Sosial Minim

Sorotan publik semakin kuat ketika melihat pos anggaran untuk kebutuhan masyarakat. Pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi hanya Rp 731,59 juta, turun dari Rp 1,67 miliar pada tahun 2023. Begitu pula dengan anggaran bantuan sosial (bansos) yang hanya sebesar Rp 136,42 juta.

Padahal, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangsel, tingkat kemiskinan tahun 2024 mencapai 2,36 persen dari total 1,39 juta penduduk.

Respons Wali Kota Tangsel

Menanggapi kritik tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan bahwa dirinya telah meminta data teknis dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Saya lagi minta datanya dulu ke OPD teknis,” ujar Benyamin, Senin (22/9/2025).

Baca Juga:  Lapas Tangerang Gelar Apel Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Pegawai Purnabakti

Meski demikian, Benyamin yang juga politisi Partai Gerindra itu mempersilakan warga untuk meneliti anggaran Pemkot. Menurutnya, laporan keuangan tersebut sudah dipublikasikan secara terbuka di laman resmi Pemkot Tangsel, www.tangerangselatankota.go.id.

“Ini bentuk keterbukaan informasi. Warga bisa langsung mengakses dan memelototi anggaran yang ada,” ujarnya.

Tuntutan Transparansi

Sejumlah pihak menilai kritik ini menjadi momentum bagi Pemkot Tangsel untuk memperbaiki prioritas anggaran, agar kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pelayanan publik, dan bantuan sosial lebih diutamakan dibandingkan belanja birokrasi.

Publik kini menanti tindak lanjut pemerintah kota dalam menjawab kritik yang semakin kencang di media sosial maupun forum-forum warga.

(Rls/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak
Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026
Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi
Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan
BP3 PP Tangerang Selatan dan Dinas Koperasi UKM Perkuat Ekosistem UMKM
Disnaker Mediasi, Perselisihan Pekerja dan PT RPK Berakhir Damai
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:20 WIB

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Perkuat Pasar Hiburan Rumah Lewat Proyektor 4K

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:48 WIB

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB