Nyaris Roboh Jadi Layak Huni, Warga Pondok Aren Tangsel Rasakan Manfaat Program Bedah Rumah

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Raut bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat program Bedah Rumah di Kota Tangerang Selatan. Mereka kini bisa menikmati hunian yang lebih layak setelah puluhan tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Salah satunya dialami Asia, warga RT 011, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Sebelum mendapatkan bantuan, rumahnya terbuat dari bambu dan nyaris roboh.

“Rumah saya dulu panggung dari bambu, bocor, rapuh, dan tidak layak huni. Sangat parah ya kalau hujan sedikit saja, dan ada angin itu basah semua masuk rumah, takut rubuh, memang jujur hampir rubuh kalau gak ditunjang (bambu) mungkin udah rubuh,” ujar Asia di kediamannya pada Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan paruh baya itu tak menyangka rumah panggung yang ia tempati selama kurang lebih 36 tahun, kini telah berumah menjadi hunian permanen yang kokoh dan nyaman berkat program Bedah Rumah dari Pemkot Tangsel.

Baca Juga:  Satu Wadah dalam Satu Profesi, Fresh Join Comunity Rayakan Hari Jadinya ke 1 dan Santunan Anak Yatim

“Dengan adanya program bedah rumah ini, saya bersyukur akhirnya saya mendapatkan dan alhamdulillah sekarang rumah saya sudah bagus, ada kamarnya, ada dapur semuanya ada, dan terasa sangat layak untuk dihuni,” ujarnya penuh haru.

Kondisi serupa juga dirasakan Robiani, warga Kampung Kebantenan RT 02 RW 08, Kecamatan Pondok Aren. Selama bertahun-tahun ia harus bertahan di rumah yang bocor dan temboknya retak. Kini, setelah dibedah oleh Pemkot Tangsel, rumahnya menjadi nyaman untuk ditinggali.

“Dulu atapnya bocor dari depan sampai belakang, temboknya pada gempur, kamar cuma satu, kalau huja bocor,” cerita Robiani.

Setelah dibedah, Robiani sangat bersyukur karena rumahnya telah berubah total dan menjadi tempat berteduh yang sangat nyaman baginya beserta keluarga.

“Alhamdulillah sudah dibedah rumahnya, dari atapnya dan sampai bawah bangunannya baru, udah nyaman dari sebelumnya, udah layak huni, kamarnya jadi bertambah, terus ada kamar mandinya, dapurnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Lisdawati Manao Bongkar Dugaan Kejanggalan Status Jabatan Sekda Tangsel

Ia berharap program ini terus berlanjut karena masih banyak warga lain yang membutuhkan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan rumah saya sudah jadi layak huni untuk tempat tinggal, dan saya mengharapkan agar terus berlangsung (Program Bedah Rumah) karena saudara-saudara kita masih banyak yang membutuhkan,” ucapnya.

Sementara Maria, warga di lokasi yang sama, mengaku tak menyangka rumahnya akan berubah sedemikian layak. Rumah yang dulunya sempit, bocor, dan tak memiliki kamar mandi kini berdiri kokoh dan bersih.

“Dulu rumah saya bocor, gak punya kamar, juga masih nyampur sama orang tua untuk airnya dan kamar mandinya. Sekarang sudah dibedah, sudah ada kamar, kamar mandi, semuanya rapi. Saya berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Bapak Benyamin, Pak Camat, Pak Lurah, RT, dan RW yang sudah bantu saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga:  PWI Tangsel dan BRI Perkuat Sinergi Lewat Buka Puasa Bersama

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menjalankan komitmen menyediakan hunian layak bagi warganya melalui program bedah rumah. Tahun ini, Pemkot Tangsel menargetkan sebanyak 386 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk diperbaiki melalui anggaran APBD.

Program yang dijalankan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) ini terdiri dari 369 unit yang dibiayai melalui APBD reguler dan tambahan 17 unit dari APBD perubahan.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan memperkuat kualitas hidup warga.

Dengan terus berjalannya program ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, dan seluruh warga dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru