Dugaan Persoalan Rumah Tangga Seret Nama PPPK di BGN Banten, Perempuan M Buka Suara

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Seorang perempuan berinisial M mengungkap dugaan persoalan rumah tangga yang menyeret nama seorang pria yang disebut berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan BGN Provinsi Banten.

M membeberkan kronologi hubungan hingga janji tanggung jawab yang disebut tak terpenuhi.

M menyampaikan pengakuannya kepada wartawan di Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku selama ini kerap membela pria tersebut dalam berbagai urusan, termasuk isu yang berkaitan dengan MBG di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Menurut M, pria itu juga kerap memperkenalkan dirinya sebagai suami saat mendatangi kantor kepolisian.

Baca Juga:  PLN UP3 Bintaro Gelar Halal Bihalal Bersama FKWT, Pererat Sinergi dan Kebersamaan

“Sampai di Polres, Polsek mana pun, dia selalu memperkenalkan diri sebagai suami saya. Jadi orang-orang tahunya memang suami saya,” kata M.

Namun belakangan, M mulai mempertanyakan status dan peran pria tersebut setelah sejumlah pihak disebut tak dapat memastikan keterkaitannya dengan yayasan MBG.

Ia menyebut pria itu hanya bagian struktural dari pusat dan berstatus Komando Cadangan (Komcad) AU, bukan pengurus yayasan seperti yang dipahami sebelumnya.

M juga mengaku mengalami tekanan emosional, termasuk saat pria tersebut meminta perceraian. Padahal, menurutnya, hubungan yang dijalani masih sah secara hukum.

Baca Juga:  Pemprov Banten dan PWI Gelar Rakor Persiapan HPN 2026

“Saya berusaha bertahan demi masa depan keluarga,” ujarnya.

Selain itu, M mengaku memiliki bukti percakapan digital yang menunjukkan adanya hubungan lain yang dijalani pria tersebut.

Dalam salah satu percakapan, pria itu disebut menyatakan tak pernah menjanjikan pernikahan dan menyebut hubungan berjalan “sesuai alur”.

“Dia bilang tidak pernah menjanjikan menikahi saya. Padahal dia sudah bertemu keluarga besar dan bicara langsung dengan ibu saya,” ungkapnya.

M menambahkan, anaknya juga sempat mempertanyakan keseriusan pria tersebut dalam sebuah pertemuan di kawasan BSD. Saat itu, kata M, pria tersebut menyatakan siap bertanggung jawab.

Baca Juga:  Geram Banten Indonesia Rayakan HUT ke-16, Warhada Widodo: Terus Kawal Keadilan dan Kepentingan Masyarakat

“Anak saya tanya, ‘Om serius sama mama?’ dan dia jawab siap bertanggung jawab,” tutur M.

Meski demikian, M mengakui pria tersebut tidak sepenuhnya menghilang dan masih menunjukkan tanggung jawab secara materi.

Namun, komitmen jangka panjang yang disampaikan kepada keluarga dinilai belum terealisasi hingga kini.
Kasus ini menjadi perhatian karena diduga melibatkan aparatur berstatus PPPK.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun instansi terkait.

Wartawan masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan guna memastikan klarifikasi dan menjaga asas praduga tak bersalah.

(Tim/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru