Jawara Beton Lapas Tangerang Dipakai Proyek ASN hingga Summarecon

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, katasatu.idProduk beton hasil olahan limbah batu bara buatan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang mulai menembus proyek konstruksi skala besar.

Material bernama “Jawara Beton” itu bahkan telah digunakan dalam pembangunan perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Cikarang serta diserap pengembang nasional PT Summarecon Agung Tbk.

Program produksi beton berbasis Fly Ash and Bottom Ash (FABA) tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif bagi warga binaan di Lapas Tangerang. Limbah sisa pembakaran batu bara diolah menjadi paving block dan material konstruksi bernilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan program itu lahir dari kolaborasi strategis bersama PT PLN (Persero) dalam mendorong pemanfaatan limbah industri menjadi produk yang lebih bermanfaat.

“Produk Jawara Beton memiliki nilai ekonomis karena harga jualnya bisa lebih rendah sekitar 10 persen dibanding produk konvensional di pasaran,” ujar Beni.

Baca Juga:  Satlinmas Satpol PP Tangsel Bantu Siswa Menyeberang di Jam Sibuk

Selain lebih murah, produk beton hasil olahan FABA itu juga diklaim mampu mempercepat proses pembangunan. Untuk menjaga kualitas, pengujian rutin dilakukan di laboratorium milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan disebut telah memenuhi standar mutu beton K300.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 72 warga binaan dilibatkan langsung setelah menjalani asesmen dan pelatihan keterampilan industri. Mereka mendapat pembekalan dari instruktur PLTU, WIKA, hingga HSP Akademi.

Menurut Beni, program tersebut disiapkan sebagai bekal kerja bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pemprov Banten dan PWI Gelar Rakor Persiapan HPN 2026

“Harapannya mereka punya keterampilan dan peluang usaha setelah bebas nanti,” katanya.

Lapas Tangerang juga menerapkan sistem premi kerja berbasis hasil produksi. Setiap warga binaan menerima Rp2.000 untuk setiap baki paving block yang berhasil dibuat.

Sebanyak 50 persen premi dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di dalam lapas, sementara sisanya disimpan dalam tabungan Bank Rakyat Indonesia sebagai modal awal ketika bebas nanti.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak
Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026
Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi
Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan
BP3 PP Tangerang Selatan dan Dinas Koperasi UKM Perkuat Ekosistem UMKM
Disnaker Mediasi, Perselisihan Pekerja dan PT RPK Berakhir Damai
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:20 WIB

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Perkuat Pasar Hiburan Rumah Lewat Proyektor 4K

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:48 WIB

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB