TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Suasana duka menyelimuti Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, setelah seorang bocah berusia 12 tahun meninggal dunia diduga akibat tersetrum listrik saat bermain layang-layang.
Korban diketahui bernama Rashka Dirly Putra P. Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) menjelang waktu maghrib.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah temannya bermain layang-layang di sekitar lingkungan rumah. Layangan yang dimainkan kemudian tersangkut di tiang penerangan jalan umum (PJU).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa anak disebut tidak berani memanjat tiang tersebut. Namun korban nekat mencoba mengambil layangan yang tersangkut di bagian atas tiang.
“Teman-temannya enggak ada yang berani naik. Rashka akhirnya coba naik sendiri,” kata tante korban, Purwaningsih.
Belum lama memanjat, korban diduga tersengat arus listrik hingga terjatuh. Warga dan teman-temannya langsung berupaya menolong dengan membawa korban ke puskesmas.
Namun sayang, nyawa bocah yang masih duduk di bangku kelas enam Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu tidak berhasil diselamatkan.
“Sudah dibawa ke puskesmas, tapi kemungkinan memang sudah meninggal sejak di lokasi,” ujarnya.
Kejadian tersebut membuat keluarga sangat terpukul. Terlebih, korban diketahui sedang menjalani ujian sekolah.
Pihak keluarga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pemeriksaan berkala terhadap fasilitas penerangan jalan umum demi mencegah kejadian serupa.
“Kalau bisa dicek rutin kondisi PJU-nya, jangan sampai membahayakan warga,” tutur Purwaningsih.
Ia berharap tragedi yang menimpa Rashka menjadi yang terakhir.
“Cukup ini saja, jangan ada korban lain lagi,” tutupnya.
Editor : Glend














