NasDem Copot Ahmad Sahroni & Nafa Urbach dari DPR RI, Surya Paloh: Aspirasi Rakyat Harus Jadi Acuan

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Katasatu.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mencopot Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI.

Keputusan ini disampaikan melalui siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim pada Minggu (31/8/2025).

Dalam pernyataannya, Surya Paloh menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem. Ia menekankan, perjuangan partai merupakan kristalisasi semangat kerakyatan sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

NasDem juga menyampaikan duka cita atas wafatnya sejumlah warga negara dalam berbagai peristiwa akhir-akhir ini, seraya menegaskan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

Namun, DPP NasDem menilai perjalanan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach di DPR RI tidak lagi sejalan dengan garis perjuangan partai. Keduanya dianggap menyimpang dan berpotensi mencederai perjuangan rakyat.

“Atas pertimbangan tersebut, per Senin 1 September 2025, DPP Partai NasDem memutuskan mencabut mandat saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” bunyi siaran pers tersebut.

Baca Juga:  Weeks v. United States: Putusan yang Melahirkan Doktrin Exclusionary Rule

Diketahui, Ahmad Sahroni yang sebelumnya menyebut masyarakat yang menuntut DPR dibubarkan sebagai “tolol sedunia”. Ucapan itu dianggap arogan, merendahkan rakyat, dan tidak peka terhadap keresahan soal tunjangan DPR.

Sementara, Nafa Urbach yang membela tunjangan DPR Rp50 juta/bulan untuk rumah dengan menyebutnya bukan kenaikan, melainkan kompensasi. Dianggap tidak berempati pada kondisi rakyat kecil yang sedang terhimpit ekonomi.

Baca Juga:  Menteri Hukum Terima Pengurus PWI Pusat, Blokir Administrasi Resmi Dibuka

Dampaknya

Ucapan keduanya memicu kemarahan publik karena dinilai sombong, arogan dan jauh dari realitas rakyat. Gelombang demo besar-besaran meledak di berbagai kota, berujung kericuhan, penjarahan rumah, hingga jatuh korban jiwa.

DPP Partai NasDem akhirnya mencopot Sahroni dan Nafa dari DPR RI untuk meredam amarah masyarakat.

Editor Glend/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Amankan Bupati Klaten dalam OTT, Uang Rp1 Miliar Disita
PLN EPI Mulai Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Kupang, Petakan Potensi Ekonomi Masyarakat
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas, JTT Lakukan Contraflow KM 21 s.d. KM 23 Arah Cikampek
Habib Umar Alhamid Sebut Jokowi ‘Raja Jawa’ Bikin Malu Indonesia, Desak Prabowo Tak Lindungi Keluarganya
Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Rocky Gerung dan Gus Yahya Masuk Daftar
KPK Bongkar Jejak ATM Penampung Setoran di BPN Jatim, Aliran Uang dari Kantah Diusut
Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong Terbongkar, Kalapas dan 4 Pejabat Dinonaktifkan
Nusron Wahid Tak Muncul di Sejumlah Agenda Usai OTT KPK, Ini Penjelasan ATR/BPN
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:14 WIB

KPK Amankan Bupati Klaten dalam OTT, Uang Rp1 Miliar Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:49 WIB

PLN EPI Mulai Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Kupang, Petakan Potensi Ekonomi Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:48 WIB

Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas, JTT Lakukan Contraflow KM 21 s.d. KM 23 Arah Cikampek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

Habib Umar Alhamid Sebut Jokowi ‘Raja Jawa’ Bikin Malu Indonesia, Desak Prabowo Tak Lindungi Keluarganya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Rocky Gerung dan Gus Yahya Masuk Daftar

Berita Terbaru