TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan menggelar pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi Batch 1 Tahun 2026.
Kegiatan itu berlangsung di Aula Gedung SDABMBK Kota Tangsel pada 12-13 Mei 2026.
Program tersebut dibuka langsung Kepala Dinas SDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir pula Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Priyono, narasumber dari Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI), serta jajaran OPD dan pelaku usaha jasa konstruksi.
Dalam sambutannya, Robbi menegaskan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap proyek pembangunan.
Menurutnya, budaya keselamatan kerja wajib dipahami seluruh tenaga konstruksi guna menekan angka kecelakaan kerja di lapangan.
“Penerapan K3 bukan hanya sekadar syarat administrasi proyek, tetapi harus menjadi budaya kerja agar risiko kecelakaan dapat diminimalisir dan target zero accident bisa tercapai,” ujar Robbi.
Ia menambahkan, sektor konstruksi memiliki tingkat risiko kerja tinggi sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang profesional dan tersertifikasi sesuai standar nasional.
Sementara itu, Kepala Bidang Jasa Konstruksi SDABMBK Tangsel, Mahyudin Mahmud mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 70 peserta dengan Jabatan Kerja Petugas K3 Konstruksi Jenjang 3.
Peserta berasal dari sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Tangsel, di antaranya Dinas SDABMBK, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perkimta, hingga badan usaha jasa konstruksi.
Mahyudin menjelaskan, pelaksanaan sertifikasi ini juga menjadi tindak lanjut atas penghargaan yang diterima Pemkot Tangsel pada SUTAMI Awards 2025.
“Dari penghargaan itu, Kota Tangsel memperoleh kuota gratis sebanyak 200 Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) konstruksi yang dibagi dalam dua batch pelaksanaan,” katanya.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan materi kompetensi tambahan.
Selanjutnya pada hari kedua, peserta menjalani uji sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Tangsel berharap kualitas SDM konstruksi di wilayahnya semakin meningkat dan mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, serta berkelanjutan.
Editor : Glend














