Wartawan Diusir Petugas Sekolah, Dindikbud Tangsel Angkat Bicara dan Minta Maaf

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.idDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan menyampaikan permohonan maaf atas insiden sejumlah wartawan yang diusir oleh petugas keamanan saat hendak meliput perkembangan kasus bullying di SMPN 19 Tangsel pada Senin (17/11).

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, mengakui bahwa pihak sekolah tengah berada dalam tekanan setelah kasus perundungan yang menelan korban jiwa tersebut menyedot perhatian publik.

Baca Juga:  Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak

“Iya, kami mohon maaf. Mohon dimaklumi, situasi sekolah memang sedang tertekan,” ujar Deden saat memberikan pernyataan di SMPN 19, Selasa (18/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deden menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh miskomunikasi antara petugas sekolah dan para awak media.

“Mungkin ada mis komunikasi di lokasi antara teman-teman wartawan dan pihak sekolah. Kami meminta maaf, termasuk dari pihak sekolah,” katanya.

Baca Juga:  Disdikbud Tangsel Izinkan PJJ Imbas Cuaca Ekstrem hingga 28 Januari

Ia menegaskan bahwa Dindikbud akan memastikan akses informasi bagi wartawan lebih terbuka ke depannya. Jurnalis dipersilakan untuk menghubungi pihak sekolah jika membutuhkan konfirmasi atau wawancara.

“Mudah-mudahan ke depan, informasi yang teman-teman butuhkan bisa lebih mudah diakses melalui pihak sekolah,” jelas Deden.

Baca Juga:  Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities

Deden juga meminta wartawan memahami kondisi sekolah yang tengah terguncang setelah terjadinya kasus perundungan yang mengakibatkan seorang siswa meninggal dunia. Ia mempersilakan media datang untuk wawancara, namun tetap memperhatikan waktu kegiatan belajar.

“Silakan kalau ada yang mau ditanya ke sekolah, mungkin saat jam istirahat saja, jangan saat jam belajar,” tutupnya.

(Rsd/Aln)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu
Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga
Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi
Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara
Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak
Ahmad Taofik: Pendidikan Harus Seimbang Karakter dan Teknologi
1.036 Siswa SDN 02 Jombang Ciputat Terima MBG Perdana, Wali Murid Minta Evaluasi Menu dan Transparansi Gizi
Revitalisasi Puluhan SD dan SMP di Tangsel Dikebut, Wali Kota: Investasi Jangka Panjang Pendidikan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Ortu Keluhkan Biaya Psikotes dan Seragam SMPN 18 Tangsel hingga Ratusan Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Polemik SMPN 25 Tangsel, Pemkot Janji Temui Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:34 WIB

Lulus Nilai A, Perjuangan Mahasiswa UNIMED Raih Beasiswa Jadi Inspirasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:42 WIB

Sengketa Aset SDIP-TKIP Pamulang Berlanjut, Yayasan dan UIN Jakarta Saling Buka Suara

Senin, 30 Maret 2026 - 03:13 WIB

Ketua Dikdasmen Tangsel: Pendidikan Harus Unggul, Adaptif, dan Berakhlak

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Perkuat Pasar Hiburan Rumah Lewat Proyektor 4K

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:48 WIB

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB