Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, katasatu.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong Pemerintah Kota Tangsel lebih terbuka dalam pengelolaan anggaran publikasi, khususnya terkait satuan harga iklan dan advertorial di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Dorongan tersebut menjadi bagian dari gagasan SMSI Tangsel melalui Gerakan Beriklan di Media Online Lokal. Gerakan ini dinilai penting di tengah kondisi industri media lokal yang menghadapi tantangan ekonomi dan minimnya pendapatan dari sektor periklanan.

Ketua SMSI Kota Tangsel, David Saragih, mengatakan pihaknya melihat banyak perusahaan media lokal saat ini berada dalam kondisi sulit. Salah satu persoalannya adalah minimnya iklan yang diperoleh dari instansi pemerintah maupun sektor swasta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melihat faktor ekonomi yang sedang lambat pertumbuhannya. Di sisi lain juga kita lihat perkembangan media lokal yang saat ini bisa dibilang hidup segan, mati pun tak mau,” ujar David dikonfirmasi jabarin, Kamis (20/8).

Baca Juga:  Menuju Zero Tunggakan 2026, Kantah Tangsel Diguyur 7 Penghargaan

Menurutnya, pemerintah sebenarnya telah memiliki anggaran publikasi pada masing-masing OPD. Namun, SMSI menilai perlu ada keterbukaan mengenai mekanisme kerja sama sekaligus satuan harga yang digunakan untuk iklan dan advertorial.

David menilai persoalan tersebut penting dibahas karena terdapat perbedaan satuan harga iklan di masing-masing dinas.

“Artinya satuan harga di tiap dinas itu berbeda. Yang dilihat dari satuan harga untuk beriklan itu dari setiap dinas itu apa? Khususnya untuk lokal seperti apa, di satuan harga untuk nasional seperti apa?” katanya.

SMSI Tangsel, lanjut David, ingin persoalan tersebut menjadi masukan bagi pemerintah daerah agar mekanisme dan dasar penetapan harga publikasi dapat lebih jelas serta transparan bagi perusahaan media.

Ia juga menilai media siber tidak semestinya hanya dipandang berdasarkan batas wilayah. Di era digital, media online dapat menjangkau pembaca secara luas, bahkan hingga tingkat nasional dan global.

Baca Juga:  6 Wartawan Tangsel Dinyatakan Kompeten Usai UKW PWI Banten

“Cyber ini tidak skala cuma lokal dan nasional, tapi secara global. Insan pembacanya pun juga bukan secara lokal ataupun nasional, tapi secara global,” ujarnya.

Media Lokal Dinilai Punya Potensi Besar

David mengatakan perkembangan digitalisasi membuat media siber memiliki potensi besar sebagai sarana publikasi pemerintah maupun promosi dunia usaha.

Menurutnya, pemerintah juga sedang memasuki era digital sehingga keberadaan media siber lokal seharusnya dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

“Potensinya masih sangat besar. Sangat besar. Dan itu butuh dukungan,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat membangun sinergi dengan perusahaan media lokal. Menurut David, dukungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan perusahaan pers, tetapi juga menyangkut kesejahteraan wartawan dan pekerja yang berada di dalamnya.

“Ini juga artinya menjadi mendorong agar pemerintah bisa bersama dengan perusahaan-perusahaan media lokal. Itu juga membantu agar ekonomi di Tangerang Selatan ini tetap berputar,” ujarnya.

Baca Juga:  Proyek Pagar Gedung Seni Kota Tangerang Tanpa SOP? Pengawasan APBD Dipertanyakan

David mengingatkan, tanpa dukungan pemerintah daerah dan sektor swasta, perusahaan media lokal akan semakin sulit bertahan.

“Kalau kita melihat perkembangan perekonomian yang sedang lamban ini, tidak ada dorongan dari pemerintah daerah ataupun pihak-pihak swasta, ini akan menjadi perlahan-lahan perusahaan media lokal akan mati,” katanya.

Karena itu, SMSI Tangsel berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dapat membangun sinergi baru dengan perusahaan pers lokal.

Selain mendorong Gerakan Beriklan di Media Online Lokal, SMSI Tangsel juga menilai transparansi satuan harga iklan dan advertorial di setiap OPD perlu menjadi perhatian agar pengelolaan anggaran publikasi lebih terbuka dan dapat dipahami oleh perusahaan media.

“Support dan dorongan pemerintah, khususnya pemerintah daerah, dan swasta ini menjadi sinergi baru untuk perusahaan-perusahaan pers di lokal,” pungkasnya.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru