TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Insiden kebakaran gudang pestisida di wilayah Kecamatan Setu menjadi perhatian serius pemerintah setempat.
Camat Setu, Erwin, meminta pihak perusahaan segera mencari penawar untuk menetralkan dampak pencemaran lingkungan akibat peristiwa tersebut.
Menurut Erwin, salah satu dampak utama yang dikhawatirkan adalah pencemaran air di sekitar lokasi kejadian. Ia menegaskan agar air yang terpapar bahan kimia berbahaya segera dinetralisir demi mencegah risiko kesehatan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Supaya air yang ada di daerah aliran langsung itu bisa ternetralisir. Saat ini masih dalam proses pencarian penawarnya oleh PT Biotech,” ujar Erwin.
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan juga akan turun tangan melakukan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada hari ini sekitar pukul 15.00 WIB guna memastikan tingkat pencemaran dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menangani potensi ancaman kesehatan dan lingkungan akibat kebakaran gudang pestisida tersebut.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan menghindari penggunaan air yang diduga tercemar hingga hasil pemeriksaan resmi diumumkan.
Editor : Glend














