TANGERANG, katasatu.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menggelar bakti sosial dengan menyalurkan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu dan lanjut usia (lansia) di RW 07, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang.
Aksi sosial yang berlangsung pada Jumat (3/7) itu menjadi bagian dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus wujud kolaborasi Lapas Kelas I Tangerang dengan Kelurahan Babakan melalui program Desa Binaan.
Sebanyak 20 paket sembako lebih dahulu dibagikan kepada pengguna jalan yang membutuhkan. Setelah itu, petugas bersama Lurah Babakan dan perangkat kelurahan menyusuri permukiman warga untuk mengantarkan langsung 80 paket sembako ke rumah-rumah penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Metode door to door dipilih agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama para lansia yang mengalami keterbatasan mobilitas sehingga sulit datang ke lokasi pembagian.
Lurah Babakan, Teguh Suhendar, mengapresiasi kepedulian Lapas Kelas I Tangerang yang dinilai konsisten membantu masyarakat di wilayahnya.
“Kami bersyukur kerja sama dengan Lapas Kelas I Tangerang selama ini berjalan dengan baik. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama para lansia dan warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Teguh.
Salah satu warga penerima bantuan, Siti, mengaku bersyukur karena paket sembako diantarkan langsung ke rumahnya.
“Alhamdulillah sekarang bantuan diantar langsung ke rumah. Terima kasih kepada Lapas Kelas I Tangerang. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” katanya.
Tak hanya menyalurkan bantuan, Lapas Kelas I Tangerang juga melibatkan hasil pembinaan warga binaan dalam kegiatan tersebut. Sebagian isi paket sembako berasal dari hasil panen yang dibudidayakan warga binaan melalui pemanfaatan lahan kosong di lingkungan lapas.
Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Kelas I Tangerang, Rahardjo Sudharmono, mengatakan kegiatan itu menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Sebagian paket sembako yang kami salurkan hari ini merupakan hasil pembinaan produktif warga binaan. Kami ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya membentuk keterampilan dan kemandirian warga binaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Rahardjo.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Tangerang berharap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendekatkan pemasyarakatan dengan masyarakat.
Editor : Glend














