Massa Demo MUI Kota Tangerang, Desak Hasil Pemilihan Ketua MUI Neglasari Dibekukan

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, katasatu.id – Puluhan massa yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Umat/Kelompok Masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman No. 1, Jumat (17/7/2026).

Mereka mendesak MUI Kota Tangerang membekukan hasil pemilihan Ketua MUI Kecamatan Neglasari periode 2026-2030 yang dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi.

Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski diwarnai orasi, demonstrasi berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas di sekitar kantor MUI.

Dalam aksinya, massa membawa mobil komando, pengeras suara, spanduk, banner, baliho, serta bendera. Sejumlah poster juga dibentangkan dengan tulisan seperti “MUI Bukan Milik Keluarga”, “MUI Milik Semua Umat”, “MUI Bukan Ladang Nepotisme”, hingga “Hentikan Politik Curang, Kembalikan Martabat MUI”.

Baca Juga:  Mutasi Tahap Pertama Digelar, Pemkot Tangsel Siapkan Open Bidding Eselon I

Koordinator aksi, Ustadz Rahmat, menilai proses pemilihan Ketua MUI Kecamatan Neglasari yang digelar pada Mei 2026 tidak mengacu pada Pedoman Organisasi (PO) MUI Tahun 2021 tentang Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT).

“Kami meminta adanya keterbukaan dan mengembalikan marwah MUI. Kami juga meminta agar hasil pemilihan Ketua MUI Kecamatan Neglasari periode 2026-2030 dibekukan sampai persoalan ini diselesaikan,” kata Rahmat dalam orasinya.

Baca Juga:  234 SC Tangsel Sambangi Polres Jelang Konvencab

Menurutnya, polemik tersebut seharusnya tidak muncul apabila seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan sesuai aturan organisasi yang berlaku.

“Kalau mengikuti aturan PO MUI, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota maupun kecamatan, tidak akan ada gejolak dalam proses pemilihan. Yang harus dijaga adalah marwah dan martabat MUI,” ujarnya.

Usai berunjuk rasa, sejumlah perwakilan massa diterima berdialog dengan jajaran pengurus MUI Kota Tangerang.

Dalam pertemuan itu, pihak MUI disebut menyampaikan bahwa seluruh tuntutan akan dibahas lebih dahulu melalui rapat internal.

“Dari hasil pertemuan dengan Binwil dan Sekretaris Administrasi MUI, disampaikan bahwa persoalan ini akan dibahas terlebih dahulu melalui rapat. Kami menunggu jawaban resminya. Jika hasilnya tidak memuaskan, kami akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” ujar Rahmat kepada wartawan.

Baca Juga:  Unik dan Kreatif, Warga Ciater Gelar Festival Dongdang

Sementara itu, salah seorang pengurus MUI Kota Tangerang yang ditemui usai pertemuan memilih tidak memberikan tanggapan kepada awak media.

Hingga berita ini ditulis, Ketua MUI Kota Tangerang KH Ahmad Baijuri juga belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa maupun sikap MUI atas polemik pemilihan Ketua MUI Kecamatan Neglasari.

Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

(Okta)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru