Pengamat Kritik ANWA Residence Terkait Sistem Pengelolaan Sampah

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.idPersoalan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan di tengah pesatnya pembangunan kawasan hunian dan bisnis. Sejumlah pengembang properti dinilai belum serius menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang memadai di kawasan yang mereka bangun.

Pengamat kebijakan publik, Puji Imam Jakarsih, menilai sebagian pengembang lebih fokus pada ekspansi proyek dan pemasaran konsep hunian modern dibanding menyiapkan infrastruktur lingkungan dasar, termasuk pengolahan sampah.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat volume sampah terus meningkat tanpa diimbangi kesiapan sistem pengelolaan yang jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun proyek pengolahan sampah sudah mendapat dukungan pemerintah pusat dan masuk dalam Proyek Strategis Nasional, sampai sekarang implementasinya belum terlihat maksimal,” kata Puji dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:  Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD

Puji menyoroti salah satu kawasan hunian, ANWA Residence Kp Sawah Ciputat Kota Tangerang Selatan yang disebut belum memiliki dukungan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang memadai.

Ia menilai persoalan tersebut menunjukkan masih adanya pola pembangunan yang lebih berorientasi pada pertumbuhan bisnis dibanding tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Pembangunan kawasan terus berjalan, penjualan juga terus dilakukan, tetapi sistem pengelolaan sampahnya tidak dipersiapkan secara matang. Akhirnya persoalan sampah selalu menjadi urusan belakangan,” ujarnya.

Pendiri YLPKP Paragon itu mengatakan sebagian pengembang masih menganggap pembangunan fasilitas pengolahan sampah sebagai beban tambahan, bukan kebutuhan utama dalam kawasan perkotaan modern.

Baca Juga:  Selama Bulan Ramadan 1447 H, Warga Binaan Rutan Tangerang Rutin Ikuti Kegiatan Pembinaan Keagamaan

Padahal, menurut dia, setiap pembangunan kawasan baru otomatis menambah produksi sampah harian yang harus dikelola secara profesional.

Puji juga menilai lemahnya komitmen pengembang terlihat dari minimnya langkah konkret menghadirkan sistem pengolahan sampah terintegrasi di lingkungan perumahan maupun kawasan bisnis.

Di sisi lain, promosi hunian modern dan nyaman terus digencarkan kepada masyarakat.

“Terlepas dari pro dan kontra yang ada, kondisi ini menunjukkan sensitivitas terhadap persoalan lingkungan masih rendah. Sampah terus diproduksi, tetapi pengelolaannya belum benar-benar diprioritaskan,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Banten dan PWI Gelar Rakor Persiapan HPN 2026

Ia menegaskan teknologi pengolahan sampah sebenarnya bukan hal baru. Menurutnya, berbagai negara telah lama menerapkan sistem modern untuk menangani persoalan limbah perkotaan.

Karena itu, Puji menilai persoalan utama saat ini bukan soal teknologi, melainkan kemauan pengembang untuk berinvestasi pada infrastruktur lingkungan yang tidak langsung menghasilkan keuntungan komersial.

Dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan properti yang terus meningkat di Tangerang Selatan, ia mengingatkan potensi krisis lingkungan bisa semakin besar apabila pengelolaan sampah terus diabaikan.

“Jangan sampai kawasan modern terus bermunculan, tetapi persoalan sampahnya justru tidak pernah selesai,” pungkasnya.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak
Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026
Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi
Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan
BP3 PP Tangerang Selatan dan Dinas Koperasi UKM Perkuat Ekosistem UMKM
Disnaker Mediasi, Perselisihan Pekerja dan PT RPK Berakhir Damai
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

UKW PWI Banten Berakhir, Seluruh 51 Peserta yang Ikuti Ujian Dinyatakan Kompeten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:20 WIB

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Diperbaiki, Pondok Aren Terbanyak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Turnamen Catur PWI Tangsel Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Warga Ciater Barat Meriahkan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Warga Kp Rawa Macek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Bisnis

Epson Perkuat Pasar Hiburan Rumah Lewat Proyektor 4K

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:48 WIB

DKI Jakarta

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB

Hukum & Kriminal

Bareskrim Bongkar Bisnis Tabung LPG Subsidi di Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:13 WIB