Proyek Padel BSD Nekat Berjalan Meski Sudah 2 Kali Disegel dan di Gembok

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, katasatu.id – Ketegasan Satpol PP Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan publik. Sebuah proyek pembangunan lapangan padel di kawasan Jalan Raya Serpong BSD, tepatnya di seberang Hotel Amaris dan Mal WTC Serpong, masih terus berjalan meski telah dua kali disegel bahkan digembok oleh petugas.

Fakta di lapangan memunculkan pertanyaan besar soal wibawa penegakan aturan di Kota Tangerang Selatan. Sebab, tindakan penyegelan hingga pemasangan gembok yang seharusnya menghentikan seluruh aktivitas proyek justru terkesan tak berarti.

Baca Juga:  Camat Setu Desak Perusahaan Netralisir Dampak Kebakaran Gudang Pestisida

Pantauan di lokasi, aktivitas pembangunan masih terlihat aktif. Sejumlah pekerja tetap menjalankan pekerjaan konstruksi dan material bangunan terus keluar masuk area proyek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal bangunan tersebut disebut belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Namun hingga kini, pembangunan tetap berjalan seolah tidak tersentuh hukum.
Kondisi itu memicu kritik keras dari masyarakat. Satpol PP Tangsel dinilai tutup mata lantaran tidak mampu menghentikan proyek yang jelas-jelas sudah diberikan tindakan tegas berupa penyegelan hingga penggembokan.

Baca Juga:  Tangerang Great Sale 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Diskon Up To 40 Persen

“Kalau sudah disegel dua kali bahkan digembok tapi aktivitas masih jalan, masyarakat pasti bertanya ada apa sebenarnya. Ketegasan Satpol PP jadi dipertanyakan,” ujar salah satu warga. Rabu (6/5/2026) 

Menurutnya, jika aturan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu, seluruh aktivitas proyek seharusnya dihentikan total sampai seluruh izin dipenuhi.

“Ini yang bikin publik curiga. Segel dan gembok seperti hanya simbol tanpa tindakan nyata,” katanya.

Warga juga menyoroti perbedaan perlakuan terhadap masyarakat kecil yang biasanya langsung ditindak saat melanggar aturan pembangunan.

Baca Juga:  Langkah Humanis, IMO Banten Puji Gubernur Andra Soni Selesaikan Kasus Siswa Perokok dengan Damai

“Kalau warga biasa bangun tanpa izin cepat ditindak. Tapi proyek besar seperti ini tetap berjalan meski sudah digembok,” tambahnya.

Situasi tersebut dinilai dapat mencoreng wibawa Pemerintah Kota Tangerang Selatan sekaligus menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan perda di lapangan.

Hingga saat ini, proyek pembangunan lapangan padel di BSD tersebut masih terus berjalan dan belum terlihat adanya penghentian total aktivitas pembangunan.

(Nadih/Riski)

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru