JAKARTA – Bunyi notifikasi yang awalnya memberi harapan, kini menjadi sumber ketakutan. Itulah yang dirasakan Anton (nama samaran), setelah terjerat pinjaman online dan gagal membayar tepat waktu. Tagihan kartu kredit yang menumpuk serta cicilan Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang tak lagi sanggup dibayar membuat hidupnya serasa di ujung tanduk.
Cerita Anton adalah potret nyata ribuan masyarakat Indonesia yang menghadapi persoalan serupa. Di tengah kegelisahan ini, Sapala Consultant hadir membawa harapan baru. Lembaga yang resmi diluncurkan pada 28 September 2025 ini memfokuskan diri pada penanggulangan korban pinjol, kredit kartu, hingga KTA.Dipimpin Rahmi Intan Yahya, S.Apt sebagai Direktur Utama, serta Dani Hilman, S.H—yang akrab disapa Bang Bondani—sebagai Komisaris, Sapala Consultant menempatkan diri sebagai mitra, bukan sekadar konsultan.
“Kami percaya setiap orang berhak mendapat kesempatan kedua. Sapala Consultant hadir untuk mendampingi, melindungi, sekaligus memberi edukasi agar masyarakat lebih siap menghadapi tantangan finansial,” ungkap Rahmi Intan Yahya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Bang Bondan menegaskan bahwa lembaga ini akan menjadi jembatan antara korban dengan solusi yang nyata.
“Bukan hanya hukum yang kami tekankan, tapi juga keberanian untuk bangkit. Hutang bukan aib, yang salah adalah sistem yang mencekik,” tegasnya.
Sapala Consultant menghadirkan pendekatan komprehensif melalui empat pilar layanan:
- Pendampingan hukum untuk melawan praktik penagihan yang tidak beretika.
- Mediasi dan negosiasi dengan kreditur demi mencari penyelesaian win-win.
- Edukasi literasi finansial agar korban tidak jatuh pada lubang yang sama.
- Program pemulihan keuangan sebagai langkah nyata menuju kemandirian.
Bagi Anton, keberadaan Sapala Consultant membuka bab baru dalam hidupnya.
“Saya pikir tidak ada lagi jalan keluar. Tapi sekarang saya percaya, dengan pendampingan yang tepat, saya bisa melunasi tanggung jawab saya sekaligus memperbaiki hidup,” katanya.
Launching yang digelar pada 28 September 2025 ini bukan hanya menandai lahirnya lembaga baru, melainkan tonggak perjuangan melawan praktik keuangan tidak sehat.
Dengan tagline “Sahabat Solusi, Bukan Sekadar Konsultan”, Sapala Consultant ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang merasa sendirian menghadapi jeratan hutang.
Harapan kini menyala—dan Sapala Consultant berkomitmen menjaganya tetap hidup.















