TANGERANG SELATAN, katasatu.id– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Pasar Serpong, Senin (30/3/2026).
Langkah ini dilakukan pada hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri sebagai respons atas keluhan warga terkait kemacetan parah yang terjadi sejak awal Ramadan.
Penertiban menyasar PKL yang menggunakan bahu jalan serta kendaraan yang parkir sembarangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama masa puasa hingga arus mudik, kawasan ini menjadi titik rawan kemacetan akibat penyempitan akses jalan.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah stakeholder, di antaranya Satpol PP Tangsel, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur kepolisian dan TNI.
Kepala Bidang Penertiban Umum (Tibum), Anhar, mengatakan pihaknya berharap seluruh stakeholder dapat terus bersinergi dalam melakukan pengawasan ke depan.
“Kami berharap semua pihak, baik Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga unsur kewilayahan seperti kelurahan dan kecamatan, dapat terus memberikan teguran dan peringatan kepada pedagang yang masih berjualan di trotoar dan badan jalan,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tersebut bertujuan untuk menciptakan ketertiban, kenyamanan, keindahan, serta kelancaran lalu lintas bagi masyarakat.
“Koordinasi akan terus dilakukan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya demi kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Satlinmas Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Ahmad Taofik Saimima, menyampaikan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari fokus utama Pemkot Tangsel, yakni penanganan sampah dan penataan pasar.
“Pasar Serpong ini sedang kita tertibkan karena masih banyak pedagang yang menggunakan badan jalan. Ini kita lakukan demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pembinaan kepada para pedagang, bukan semata-mata penindakan.
“Kita rangkul para pedagang dan berikan pembinaan agar tetap bisa berusaha dengan tertib,” katanya.
Ke depan, Pemkot Tangsel akan mengembalikan fungsi trotoar dan badan jalan sebagaimana mestinya, serta memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam penataan kawasan pasar.
“Penanganan ini melibatkan berbagai OPD terkait, tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi,” tutupnya.
(Nadih)
Editor : Glend














