Kisah Relawan Tangsel, Ibunya Jadi Korban Penusukan Kini Harus Cicil Biaya RS

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Di balik kepulangan Ibu Yani (65) dari rumah sakit, tersimpan perjuangan berat yang kini harus dihadapi keluarganya. Lansia korban penusukan di kawasan Pondok Aren itu masih menyisakan beban biaya pengobatan hingga belasan juta rupiah.

Ibu Yani akhirnya diperbolehkan pulang dari RS Sari Asih Bintaro pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 18.20 WIB setelah menjalani perawatan selama 11 hari akibat luka tusuk yang dialaminya.

Baca Juga:  Polsek Cisauk Gagalkan Aksi Balap Liar dan Aksi Tawuran serta Amankan 19 Remaja

Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (3/5/2026) siang. Saat itu korban tengah menjaga cucunya di halaman rumah sebelum tiba-tiba diserang oleh tetangganya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak korban, Riko, mengungkapkan total biaya pengobatan ibunya mencapai sekitar Rp43 juta. Sebagian biaya sempat ditanggung pihak penanggung jawab, namun bantuan tersebut tidak mampu menutup seluruh biaya rumah sakit.

Baca Juga:  Diduga Bocor Informasi, Toko Obat Tramadol Tutup Saat di Sidak Polisi

“Yang dibantu sekitar Rp27 jutaan. Setelah itu katanya sudah tidak sanggup lagi,” ujar Riko.

Menurutnya, keputusan membawa pulang sang ibu dilakukan lantaran biaya rumah sakit terus bertambah. Selain itu, kondisi psikologis korban juga mulai terganggu karena terlalu lama menjalani perawatan.

Kini keluarga masih memiliki tunggakan sekitar Rp16,2 juta. Untuk meringankan pembayaran, pihak rumah sakit memberikan skema cicilan kepada keluarga korban.

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda Banten melalui Unit PPA Ungkap Kasus Pencabulan terhadap Tiga Anak di Pandeglang

“Dari donasi teman-teman relawan terkumpul Rp5 juta buat tambahan deposit. Sisanya Rp11,2 juta dicicil 16 kali, jadi per bulan sekitar Rp700 ribu,” katanya.

Riko yang dikenal aktif sebagai relawan kebencanaan di Kota Tangerang Selatan berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para dermawan untuk membantu pelunasan biaya pengobatan ibunya.

“Semoga ada bantuan untuk meringankan beban keluarga kami,” tutupnya.

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Pelaku Curanmor di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tersungkur Saat Kabur, Polisi Sita Kunci T dan Golok
Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Liquid Diduga Etomidate, Modusnya Lewat PO Box Apartemen
Ribut Hak Pembayaran Kontrakan di Tangerang, Pemilik Ngaku Diancam Sajam hingga Lapor Polisi
Kepergok Dorong Motor Milik Warga di Legok Tangerang, Pria Berinisial F Ditangkap Polisi
Ngaku Diancam Gorok Leher, Wartawan di Kalideres Bakal Lapor Polisi
Polsek Serpong Amankan 3 Pelajar Pembawa Sajam
Dua Kelompok Saling Serang, Polsek Serpong Polres Tangsel Amankan 7 Tersangka dan 2 ABH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:14 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Pelaku Curanmor di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Tersungkur Saat Kabur, Polisi Sita Kunci T dan Golok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Peredaran Liquid Diduga Etomidate, Modusnya Lewat PO Box Apartemen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:45 WIB

Ribut Hak Pembayaran Kontrakan di Tangerang, Pemilik Ngaku Diancam Sajam hingga Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kepergok Dorong Motor Milik Warga di Legok Tangerang, Pria Berinisial F Ditangkap Polisi

Berita Terbaru