TANGERANG SELATAN, katasatu.id – Di balik kepulangan Ibu Yani (65) dari rumah sakit, tersimpan perjuangan berat yang kini harus dihadapi keluarganya. Lansia korban penusukan di kawasan Pondok Aren itu masih menyisakan beban biaya pengobatan hingga belasan juta rupiah.
Ibu Yani akhirnya diperbolehkan pulang dari RS Sari Asih Bintaro pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 18.20 WIB setelah menjalani perawatan selama 11 hari akibat luka tusuk yang dialaminya.
Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (3/5/2026) siang. Saat itu korban tengah menjaga cucunya di halaman rumah sebelum tiba-tiba diserang oleh tetangganya sendiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak korban, Riko, mengungkapkan total biaya pengobatan ibunya mencapai sekitar Rp43 juta. Sebagian biaya sempat ditanggung pihak penanggung jawab, namun bantuan tersebut tidak mampu menutup seluruh biaya rumah sakit.
“Yang dibantu sekitar Rp27 jutaan. Setelah itu katanya sudah tidak sanggup lagi,” ujar Riko.
Menurutnya, keputusan membawa pulang sang ibu dilakukan lantaran biaya rumah sakit terus bertambah. Selain itu, kondisi psikologis korban juga mulai terganggu karena terlalu lama menjalani perawatan.
Kini keluarga masih memiliki tunggakan sekitar Rp16,2 juta. Untuk meringankan pembayaran, pihak rumah sakit memberikan skema cicilan kepada keluarga korban.
“Dari donasi teman-teman relawan terkumpul Rp5 juta buat tambahan deposit. Sisanya Rp11,2 juta dicicil 16 kali, jadi per bulan sekitar Rp700 ribu,” katanya.
Riko yang dikenal aktif sebagai relawan kebencanaan di Kota Tangerang Selatan berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para dermawan untuk membantu pelunasan biaya pengobatan ibunya.
“Semoga ada bantuan untuk meringankan beban keluarga kami,” tutupnya.
Editor : Glend














