Mukota IV Kadin Tangsel Ricuh: Panitia Menghilang, Peserta Protes Tuntut Transparansi Rp1,2 Miliar

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, katasatu.id — Suasana Musyawarah Kota (Mukota) IV Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan mendadak memanas di Gedung Kodiklat TNI, Serpong, Sabtu (25/10/2025).

Ketegangan pecah ketika panitia tiba-tiba memutuskan untuk mempending jalannya acara tanpa memberikan kejelasan waktu lanjutan.

Kekecewaan peserta yang semula duduk tenang sontak meledak. Seorang peserta naik ke depan arena, mengambil alih pengeras suara, dan menyuarakan protes keras terhadap ketidakhadiran panitia.

“Panitia harus masuk ke dalam arena!” serunya lantang, disambut sorak dukungan dan tepuk tangan para peserta lain yang mulai kehilangan kesabaran.

Peserta tersebut juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran Mukota sebesar Rp1,2 miliar yang hingga kini belum pernah dijelaskan secara terbuka.

“Sangat disayangkan, panitia tidak muncul di arena Mukota IV Kadin Tangsel. Kalau panitia tidak juga muncul, peserta akan ambil alih!” ujarnya dengan suara bergetar, menggambarkan besarnya kekecewaan para peserta terhadap jalannya kegiatan yang seharusnya menjadi ajang demokrasi pelaku usaha Tangsel.

Baca Juga:  Kursi Kadispora Tangsel Berganti, H Ika Jadi Plt

Suasana pun semakin panas. Dari arah barisan peserta terdengar teriakan-teriakan lain seperti “Seret panitianya!” menandakan memuncaknya tensi di dalam forum. Beberapa peserta bahkan terlihat berdiri sambil menuntut kejelasan pelaksanaan acara.

Mukota IV Kadin Tangsel sejatinya merupakan momentum penting bagi dunia usaha di Kota Tangerang Selatan untuk memilih ketua baru yang akan menakhodai organisasi tersebut pada periode mendatang. Namun, dengan keputusan penundaan tanpa kepastian, kredibilitas panitia kini dipertaruhkan.

Baca Juga:  Kanwil Ditjenpas Banten Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat Pencanangan Zona Integritas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia terkait alasan penundaan maupun kejelasan penggunaan anggaran yang menjadi sorotan.

Situasi di lokasi masih dinamis, dengan sejumlah peserta yang memilih tetap bertahan menunggu kehadiran panitia untuk memberikan penjelasan terbuka.

Reporter : Entongtangsel

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan
BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan
Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai
500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Ratusan Botol Miras Diduga Raib dari Gudang Satpol PP Tangsel, Sebagian Disebut Sudah Dikembalikan
Turap Kali Jeletreng Diprotes Warga, Camat Setu Akui Sudah Tegur dan Lapor ke Dinas SDAMBK
Warga Protes Pembangunan Turap Kali Jeletreng Tangsel, Izin Proyek Dipertanyakan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

BPI-KPNPA dan SJB Buka Ruang Dialog Soal Pelayanan Polisi, Aduan Dugaan Mafia Tanah Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

BPN se-Banten Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2026, Wujud Komitmen Transparansi Layanan

Kamis, 5 November 2026 - 03:03 WIB

Responsif Terhadap Aduan, BPN Banten Gandeng Ombudsman Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:18 WIB

Balai Latihan POLIRAN Polda Banten di Serang Kantongi Sertifikat Hak Pakai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:54 WIB

500 Botol Miras Hasil Razia Sempat Raib, Oknum Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Berita Terbaru