Gudang di Kalideres Diduga Tak Berizin PBG, Pernah Jadi Lokasi Kecelakaan Kerja Tewaskan Buruh

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, katasatu.id – Sebuah bangunan gudang di Jalan Benda Raya Nomor 3, RT 10 RW 09, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, diduga beroperasi tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Bangunan itu sebelumnya juga menjadi sorotan setelah terjadi kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada Maret 2026.

Pantauan di lokasi pada Kamis (16/7/2026), aktivitas di dalam gudang masih berlangsung normal.

Namun, di bagian depan bangunan tidak terlihat papan informasi PBG sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2022.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Sektor Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Kalideres, Bambang, memastikan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

“Ya, untuk bangunan yang tidak memiliki PBG akan segera kami survei. Besok kami akan turun ke lokasi dan menindaklanjuti temuan tersebut,” kata Bambang kepada awak media di kantornya, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:  Diduga Berdiri di Aset Negara, Legalitas Tiang Reklame di Cengkareng Dipertanyakan

Bangunan itu diketahui pernah menjadi lokasi kecelakaan kerja pada Maret 2026. Saat itu, seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai atas bangunan dengan ketinggian diperkirakan sekitar 20 meter.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar.

Sementara itu, Yan, yang mengaku sebagai pengurus sekaligus orang kepercayaan pemilik bangunan, mengatakan persoalan kecelakaan kerja tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga:  Kabel Optik Berantakan di Semanan Raya, Warga Khawatir Kebakaran

“Persoalan itu sudah diselesaikan dengan pihak keluarga. Itu musibah,” ujar Yan saat dikonfirmasi pekan lalu.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Bangunan Gedung, setiap bangunan wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum dimanfaatkan.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi administratif, mulai dari penghentian sementara kegiatan, denda administratif, hingga pembongkaran bangunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Aas

Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

First Indonesia Magazine Gelar HCREA 2026, Dorong SDM Tangguh di Era AI
Budi Luhur University Buktikan Diri Sebagai Kampus Toleransi, Acara INTERUNITY Berlangsung Sukses!
FAI Apresiasi Kemitraan Strategis Taiwan-Indonesia
PAM JAYA Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Pegadungan Apresiasi dan Terima Kasih
PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%
Izin PBG Dipertanyakan, Pengawasan Citata Kembangan Disorot
PBG Mandek Berbulan-bulan, Warga Soroti Kinerja Sudin Citata Jakbar
Lurah Tegal Alur Sulit Ditemui, Aduan Warga Soal Girik Tak Kunjung Tuntas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:02 WIB

First Indonesia Magazine Gelar HCREA 2026, Dorong SDM Tangguh di Era AI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Budi Luhur University Buktikan Diri Sebagai Kampus Toleransi, Acara INTERUNITY Berlangsung Sukses!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

FAI Apresiasi Kemitraan Strategis Taiwan-Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 05:12 WIB

PAM JAYA Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Pegadungan Apresiasi dan Terima Kasih

Kamis, 17 September 2026 - 14:42 WIB

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Berita Terbaru