Lagu “Rengkuh Hati” Jadi Simbol Perjalanan 30 Tahun Yayasan Spiritia

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.5208333, 0.68125);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 27;

i

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.5208333, 0.68125);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 27;

JAKARTA, katasatu.idYayasan Spiritia, lembaga yang berkomitmen memberikan dukungan bagi orang dengan HIV/AIDS di Indonesia, merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dengan cara istimewa. Spiritia merilis sebuah lagu berjudul “Rengkuh Hati”, sebuah karya musik yang sarat pesan kemanusiaan—bahwa di setiap kesedihan selalu ada harapan, dan dalam kesendirian selalu ada pelukan.

Single yang diluncurkan pada 7 November 2025 ini menjadi simbol perjalanan panjang Spiritia sekaligus refleksi semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang selama ini menjadi napas perjuangannya.

Melalui musik, Spiritia ingin mengingatkan bahwa perjuangan melawan HIV bukan semata soal obat dan layanan kesehatan, tetapi juga tentang empati, dukungan, dan kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran “Rengkuh Hati” menjadi penanda penting, tidak hanya bagi Spiritia, tetapi juga bagi gerakan kemanusiaan dalam upaya menanggulangi HIV/AIDS di Indonesia.

Lagu ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk menumbuhkan empati, menghapus stigma, dan memperkuat solidaritas.

Baca Juga:  SC Pastikan Taat Aturan, Mukota Kadin Tangsel Tetap Berlanjut dengan Jadwal Baru

Chief Executive Director (CEO) Yayasan Spiritia, Daniel Marguari, menyampaikan bahwa lagu “Rengkuh Hati” menggambarkan harapan dan kekuatan untuk saling merangkul dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.

“Tiga puluh tahun adalah rentang perjalanan yang telah kami lewati. Lagu Rengkuh Hati adalah refleksi dari perjalanan itu—ada kasih, keberanian, ketulusan, sekaligus harapan. Kami ingin mengajak semua orang untuk terus membuka hati dan merengkuh satu sama lain,” ujar Daniel.

Lagu “Rengkuh Hati” dilantunkan oleh Keisha Amira, penyanyi muda berbakat yang juga turut terlibat dalam proses kreatif lagu tersebut. Siswi sekolah menengah asal Kota Tangerang ini mengaku terinspirasi setelah mendengarkan kisah hidup orang-orang dengan HIV/AIDS.

“Saya mendengar bagaimana mereka yang awalnya bahagia kemudian harus menghadapi kenyataan yang berat. Lagu ini menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri, karena ada banyak orang yang peduli,” tutur Keisha.

Meskipun dilatarbelakangi kisah orang dengan HIV, Keisha menekankan bahwa lirik lagu “Rengkuh Hati” bersifat universal karena membawa pesan harapan dan kekuatan untuk siapa pun.

Baca Juga:  Rutan Kelas I Tangerang Bekali WBP Keterampilan, Produksi Sepatu Siap Bersaing

Sementara itu, Riosa Oktaf, vokalis sekaligus guru vokal yang menciptakan lagu ini, mengaku proses penulisan lirik dan aransemen dilakukan dengan kedalaman emosi.

“Saya menulis lirik setelah berdiskusi dengan teman-teman Spiritia dan mendengarkan langsung pengalaman mereka yang hidup dengan HIV/AIDS. Beberapa kali saya sampai meneteskan air mata. Rasanya trenyuh mendengar perjuangan mereka,” ujar Riosa.

Menurutnya, aransemen lagu “Rengkuh Hati” disusun dengan menghadirkan harmoni antara lirik dan melodi agar pesan lagu tersampaikan utuh.

“Aransemen cukup kompleks, lengkap dengan instrumen hingga orkestra agar terasa megah dan menggugah. Saya ingin lagu ini bisa benar-benar menyentuh hati pendengarnya,” tambahnya.

Riosa juga memberikan pujian bagi Keisha.

“Keisha memiliki karakter vokal khas dan teknik yang matang. Tidak ada kendala berarti dalam proses rekaman,” ujarnya.

Sejak berdiri pada November 1995, Yayasan Spiritia secara konsisten menyediakan informasi, advokasi, serta penguatan kapasitas komunitas orang dengan HIV/AIDS di Indonesia. Melalui berbagai program dan kolaborasi, Spiritia memperjuangkan akses pengobatan antiretroviral (ARV), perawatan yang setara, serta kehidupan yang bermartabat bagi semua orang dengan HIV.

Baca Juga:  PWI Kota Tangsel Kembali Terdaftar di Kesbangpol, Legalitas Organisasi Dipercepat

Hingga tahun 2025, Spiritia telah memberikan dukungan psikososial kepada lebih dari 220.000 orang dengan HIV/AIDS, dengan hampir 200.000 di antaranya kini menjalani terapi ARV. Dalam upaya pencegahan, Spiritia juga telah melakukan edukasi kepada lebih dari 800.000 masyarakat berisiko, dan sekitar 70 persen di antaranya berhasil diajak untuk melakukan tes HIV.

Tiga dekade perjalanan Spiritia adalah kisah tentang ribuan langkah kecil, perjuangan besar, dan pelukan yang menghangatkan. Melalui lagu “Rengkuh Hati,” Spiritia menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir, mendukung, dan memberi harapan bagi mereka yang hidup dengan HIV—seraya mengajak semua orang untuk saling merengkuh hati.

Editor :Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketegasan Satpol PP Dipertanyakan, Proyek Accola Sports Centre Belum Punya PBG
BPN Tangsel Tegaskan Tolak Pungli, Seto: Laporkan Jika Ada Pelanggaran
Idul Adha 1447 H, BPN Tangsel Serukan Nilai Keikhlasan dan Ketakwaan
Ucapan Idul Adha Kanwil BPN Banten: Perkuat Kepedulian dan Solidaritas Sosial
Jawara Beton Lapas Tangerang Dipakai Proyek ASN hingga Summarecon
234 SC Tangsel Sambangi Polres Jelang Konvencab
234 SC Tangsel Satukan Organisasi Pemuda Lewat Pentafeo Cup
Lisdawati Manao Bongkar Dugaan Kejanggalan Status Jabatan Sekda Tangsel
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:39 WIB

Ketegasan Satpol PP Dipertanyakan, Proyek Accola Sports Centre Belum Punya PBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:07 WIB

BPN Tangsel Tegaskan Tolak Pungli, Seto: Laporkan Jika Ada Pelanggaran

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:34 WIB

Idul Adha 1447 H, BPN Tangsel Serukan Nilai Keikhlasan dan Ketakwaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:01 WIB

Ucapan Idul Adha Kanwil BPN Banten: Perkuat Kepedulian dan Solidaritas Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:46 WIB

Jawara Beton Lapas Tangerang Dipakai Proyek ASN hingga Summarecon

Berita Terbaru

Tangerang Raya/Banten

Ketegasan Satpol PP Dipertanyakan, Proyek Accola Sports Centre Belum Punya PBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 07:39 WIB

Tangerang Raya/Banten

BPN Tangsel Tegaskan Tolak Pungli, Seto: Laporkan Jika Ada Pelanggaran

Rabu, 3 Jun 2026 - 04:07 WIB