Warga RW 07 Tangki Minta Ketua Dicopot, DPRD DKI: Lurah Bisa Berhentikan Jika Terbukti

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, katasatu.id – Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga RW 07, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, mendapat tanggapan dari anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty.

Sebelumnya, puluhan warga dari 10 RT di lingkungan RW 07 mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mendesak lurah mencopot Ketua RW 07 dari jabatannya.

Pasalnya, warga menuding Ketua RW kurang transparan dalam pengelolaan kepengurusan serta bersikap arogan terhadap masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Inad yang juga legislator dari Partai Keadilan Sejahtera menegaskan bahwa Ketua RW merupakan mitra kerja pemerintah, dalam hal ini kelurahan, yang dipilih melalui musyawarah warga.

“Ketua RW itu dipilih dari warga dan untuk warga. Tugasnya melayani masyarakat, sehingga harus memberikan pelayanan yang baik,” ujar Inad, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:  Kejari Jakbar Siap Panggil Pihak Terkait Dugaan Pungli dan RW 17 Cengkareng Barat

Menurutnya, apabila benar terjadi tindakan arogansi, ketidaktransparanan, atau bahkan intimidasi, hal tersebut bertentangan dengan fungsi RW sebagai penggerak gotong royong dan kekeluargaan di lingkungan masyarakat.

“Kalau memang ada tindakan sepihak, tidak transparan, atau intimidatif, tentu itu tidak sejalan dengan fungsi RW yang seharusnya menjaga kebersamaan dan gotong royong,” katanya.

Meski demikian, Inad mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi, terlebih saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan.

Baca Juga:  Pengusaha Logistik Laporkan TikTok Shop ke KPPU, Soroti Predatory Pricing

Ia juga menjelaskan, berdasarkan peraturan daerah (perda) yang berlaku, lurah memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua RW apabila terbukti melanggar aturan.

“Warga tetap harus tenang, apalagi ini bulan puasa. Soal pemberhentian, itu ada mekanismenya. Lurah bisa memberhentikan Ketua RW jika memang terbukti melanggar aturan,” pungkasnya.

Reporter : Leman
Editor : Glend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel katasatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

First Indonesia Magazine Gelar HCREA 2026, Dorong SDM Tangguh di Era AI
Budi Luhur University Buktikan Diri Sebagai Kampus Toleransi, Acara INTERUNITY Berlangsung Sukses!
FAI Apresiasi Kemitraan Strategis Taiwan-Indonesia
PAM JAYA Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Pegadungan Apresiasi dan Terima Kasih
PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%
Izin PBG Dipertanyakan, Pengawasan Citata Kembangan Disorot
PBG Mandek Berbulan-bulan, Warga Soroti Kinerja Sudin Citata Jakbar
Lurah Tegal Alur Sulit Ditemui, Aduan Warga Soal Girik Tak Kunjung Tuntas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:02 WIB

First Indonesia Magazine Gelar HCREA 2026, Dorong SDM Tangguh di Era AI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Budi Luhur University Buktikan Diri Sebagai Kampus Toleransi, Acara INTERUNITY Berlangsung Sukses!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

FAI Apresiasi Kemitraan Strategis Taiwan-Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 05:12 WIB

PAM JAYA Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Pegadungan Apresiasi dan Terima Kasih

Kamis, 17 September 2026 - 14:42 WIB

PAM JAYA Genjot Layanan Air hingga 100%

Berita Terbaru